Juan
  • WpView
    Reads 1,047
  • WpVote
    Votes 150
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2020
. . Juan. Siswa tampan , dengan tubuh yg proposional, senyumnya yang dapat memikat dan meluluhkan wanita yang sedang menatapnya. Alis tebal, hidung mancung, kulit sawo matang dan ia selalu mengedipkan sebelah matanya jika sedang menggoda lawan jenisnya. Anak dari seorang pengusaha tekstil yang sangat sukses di pulau jawa. Tuhan seakan akan membisikkan kata sempurna sewaktu menciptakannya. Playboy? Yap. Ia menggunakan ketampanan yang ia miliki dengan sesuka hati memikat hati wanita. Mungkinkah Juan akan menemukan dambaan hati yang akan membuatnya menjauh dari kata playboy? Entahlah..hanha dia dan tuhan yang tahu alur cerita percintaannya. #Juan
All Rights Reserved
#121
juan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Devayla Story✔ ( TERBIT )
  • FIRST LOVE 《END 》
  • Rumah Tanpa Atap
  • ManDavano
  • MY LOVABLE CHEF! [ONGOING]
  • Warna untuk Hera [END]
  • Sour Seventeen

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines