Istri Pilihan Dad

Istri Pilihan Dad

  • WpView
    Reads 332,451
  • WpVote
    Votes 19,018
  • WpPart
    Parts 64
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 19, 2021
Oh...astaga,kenapa aku harus menjalani pernikahan bodoh ini..? laki - laki bertuxido hitam itu berkata dengan sangat marah "apa tidak ada wanita terhormat dan berkelas yang bisa Dad sandingkan dengan ku mom,selain wanita miskin ini? sekali lagi kalimat penuh penghinaan itu pun terucap dari pria tampan yang terlihat arogant dan berkuasa itu. Dia bukan selera ku mom,aku tidak suka dengan wanita miskin yang tidak tau cara merawat tubuh nya sendiri apalagi merawat ku Bryan Carlos Wijaya "Meski aku miskin bukan berarti aku tidak punya harga diri,dan dengan seenak nya lidah Anda menghina ku..camkan itu tuan yang terhormat" gadis cantik bergaun pengantin indah itu berkata dengan lembut dan tatapan dingin. Lilly Adonia Orlin Dua anak manusia yang di persatukan oleh pernikahan,karena balas budi keluarga kaya raya dengan seorang gadis miskin karena ayah nya yang telah mendonorkan jantung nya untuk sang pengusaha sukses Albian Wijaya Mungkinkah pernikahan yang sudah terjalin dengan penuh paksaan ini akan tetap bertahan atau hancur tanpa sisa,karena jurang kasta yang mencolok dan keegoisan seorang Pria terhormat dari seorang berdarah "Wijaya" kelurga kaya raya yang kekayaan nya tidak akan habis oleh tujuh generasi mereka sekali pun
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • As Possible
  • Dinikahin Om Duren : Duda keren
  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • ANDARA (Sudah Terbit by LOVRINZ)
  • TITIPAN HATI (END)
  • KALINDRA
  • 6 Bayi Kembar (REVISI)
  • pembunuh berdarah dingin
  • Kami yang Berdosa

Masa tahun akhir masih berkisah seputar itu saja. Ify harus segera merampungkan masa studi nya dan beranjak dari kampung halamannya. Ia malas mendengar ocehan sanak saudaranya yang terus saja bergunjing tidak jelas. Ia memang, dia suka dirumah. Jarang keluar dan itu sudah terjadi sejak ia menginjakkan kaki di tempat ini. Bersosialisasi pun bisa dibilang sering tidak sering. Ia tak ingin merepotkan diri dengan cokolan tak berfaedah. "Kalau harus memilih, gue lebih pilih gak tinggal disini. Demi Tuhan!". "Kenapa sih Fy? Rumah itu kan punya mama lo". Iya Ify membenarkan hal tersebut. "Gak suka gue! Keluarga gue itu kebanyakan gibah nya! Hal gak penting aja diomongin. Malesin banget!". Di seberang sana teman satu PL nya terkekeh. Ia pernah mendengar cerita ini sebelum nya. "Trus lo mau nya kemana?". "Jauh dari sini deh! Ikut suami aja. Tapi gak dirumah mertua juga kali!". Kali ini Via terbahak. Rumah mertua memang momok yang menakutkan. Begitulah, Ify harus memilih berjalan dengan masa lalu yang masih terngiang di kepala nya atau berjalan angkuh dengan masa depan yang belum tau akan seperti apa menurutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines