{1} Lantunan Shalawat Farhani

{1} Lantunan Shalawat Farhani

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 6, 2018
WpInfo
Fiction
Social Themes
Lantunan Shalawat itu sangat merdu. Membuat yang menghayatinya meneteskan air mata. Tak kenal tempat ia bershalawat. Wanita itu... Khairil Farhani, Sebaik-baiknya kebahagiaan. Wanita yang menjadi tulang punggung. Yang dibuang oleh orang tuanya bersama adiknya yang berusia 17 tahun, Azzahra Cantya Fariza. "Apakah arti namaku akan sama dengan kehidupanku" -Khairil Farhani. "Sabar kak! Aku yakin nama kita doa" -Azzahra Cantya Fariza. --------------- Kakak dan adik yang sama-sama saling mendukung. Berakhlak baik. Namun sayang, mereka tak disekolahlan oleh orang tuanya. Namun, Farhani kecil memiliki otak yang cerdas. Ia selalu membaca buku dulu. Jadi, tak masalah ia tak sekolah. Mereka tinggal di kontrakan kecil disebuah kota Bandung. Ekonomi yang rendah membuat mereka dikucilkan. Terlebih lagi Azzahra, ia tak pernah diperbolehkan bermain oleh anak-anak yang berekonomi tinggi. Namun, ia bertemu dengan seorang anak pendiam yang berekonomi tinggi dan juga dikucilkan. Namanya Dinda, karna pendiam ia dikucilkan. Dan Farhani, berhari-hari ia mencari pekerjaan. Hingga kini, ia tak kunjung mendapatkannya. Bagaimana nasib mereka? Apakah mereka bahagia? Nantikan partnya! ________________ Hanya satu pesan Author, No Silent Readers In My Story!!!!
All Rights Reserved
#13
selebgram
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Qalbu {Terbit}
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • It's Zynn Stories
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa
  • the best choice
  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]
  • Langitkan Do'a Kita (Terbit)

{Teenfiction-Spiritual} "Yah, izinin Acha tetap homeschooling. Acha nggak mau sekolah di tempat umum." Gadis belia kisaran berusia 15 tahun, kini sedang membujuk sang ayah agar tetap mengizinkannya untuk homeschooling. "TIDAK!" ucap lelaki yang di perkirakan berusia 40 tahun itu. Ia tetap kukuh dengan keputusannya untuk menghentikan putri tunggalnya itu homeschooling. "Ayah ingin kamu tumbuh seperti remaja lainnya. Ayah ingin kamu bisa bergaul dengan banyak orang, dan Ayah ingin kamu melawan rasa takutmu itu." Lanjut sang ayah dengan tegas. Gadis yang bernama lengkap Jingga Cahaya Senja itu hanya bisa menunduk. Ia berusaha menahan air mata yang sebentar lagi akan jatuh membasahi wajahnya. "Dan satu lagi, Ayah ingin kamu mempunyai teman manusia. Bukan HANTU!" Lelaki itu langsung berjalan keluar rumah, dan menyisakan anak gadisnya itu sendirian di ruang keluarga sambil menunduk, seolah meratapi nasibnya. Allah SWT berfirman : وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat 51 : Ayat 56)

More details
WpActionLinkContent Guidelines