Sat Nite Note

Sat Nite Note

  • WpView
    Reads 999
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 17, 2019
Catatan Singkat Sabtu Malam Ahad Penggugur Penat Penumbuh Semangat Disclaimer : 1. Bila ada kutipan Ayat Al Quran atau Hadits di awal tulisan, maka tulisan bukan bermaksud memberikan tafsir atas makna Ayat Al Quran atau hadits tersebut. Karena Penulis tidak memiliki kemampuan dan keahlian sedikitpun untuk menafsirkannya. Namun kutipan Ayat AlQuran dan Hadits tersebut memberikan inspirasi dan menjiwai tulisan, 2. Penulis belum tentu sesuai dan sudah melaksanakan yang telah ditulis, namun ini adalah bagian cara menasehati diri penulis sendiri untuk bisa lebih baik. Sebagaimana melempar bola ke tembok dengan harapan bola itu akan kembali memantul kepada pelemparnya. Ditunggu Komentar yang membangun, Boleh di share bila bermanfaat. Terima Kasih Mari Ber fastabiqul Khoirot!
All Rights Reserved
#396
ringan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Kalam Habib √
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
  • DREAM HIGH (UPDATE)
  • KATA KATA ISLAMI
  • HAUQALAH CINTA (TAMAT)
  • Astagfirullah, Sabrina! (TERBIT)

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

More details
WpActionLinkContent Guidelines