We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tanpa Judul

Tanpa Judul

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kau tau apa yg lebih menyakitkan dari cinta bertepuk sebelah tangan ? Yaitu,sikap mu yg terus membuatku berharap padamu tanpa pernah kau wujidkan harapan itu. Aku tidak pernah memintamu untuk bersikap baik padaku,atau menghargai perasaan ku Karna pada dasarnya bersikap baik pada seseorang yg menyukai mu Hanya akan menimbulkan harapan harapan yg terus menerus akan tumbuh. Aku tau,kau tidak bermaksud membuatku untuk jatuh cinta pada mu Atau menumbuhkan harapan harapn padaku Tapi aku juga tau bahwa kau tau jelas bagaimana perasaan ku padamu. Jika memang tidak bisa bersama,seharus nya dari dulu kau katakan bahwa kita tidak bisa herhubungan lebih dari teman. Tapi yg kau lakukan adalah tidak menjauhiku atau ingin lebih dekat dengan ku. Membuatku terluka berjuta juta kali tanpa tahu kapan perasaan ini akan berhenti. Dan,bodohnya aku tetap tertipu oleh sikapmu ~ Benar kata orang terdahulu,bahwa cinta itu buta. Aku pikir aku tidak akan di butakan oleh cinta,ternyata aku salah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Story Of You
  • He is not My Best Friend (End)
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • 3 bulan untuk selamanya
  • CHAGRIN
  • School Love Story❤
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • ONE MORE
  • Maaf✓

[SELESAI] Semua orang mempunyai masa lalu. Semua orang mempunyai luka. Semua orang pernah merasakan sakit hati. Aku? Aku hanya segelintir dari mereka yang merasakan apa itu rasa sakit. Aku memiliki masa lalu yang tidak baik. Aku pernah disia-siakan oleh seseorang. Aku pernah diberi harapan palsu oleh seseorang dimasa lalu. Mereka meninggalkanku pas sayang-sayangnya. Waktu berlalu, aku mulai merelakan mereka. Mereka yang memberi luka terdalam. Aku melanjutkan hidupku seperti biasa, tetapi hidup tidak pernah berhenti. Seiring waktu, aku mencintai Alan. Alan adalah laki-laki yang dicintai sahabatku--Manda. Aku berusaha mengikhlaskan Alan, meskipun hati merintih kesakitan. Hidupku semakin rumit ketika si Psikopat menerorku dengan teka-teki yang sulit dipecahkan. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Hidupku hancur dan aku diambang batas. Rasanya, aku ingin mati saja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines