We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Cinta Bermasa

Cinta Bermasa

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 11, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah Cinta dari dua insan yang selalu mengharap surga, ketika cinta terikhlas dan tertulus tertuang dalam setiap do'anya. Kisah cinta yang hanya mengarapkan kebahagiaan dari sosok yang mereka cinta. Cinta yang selalu berbeda rasanya di setiap masa, gambaran cinta yang tak selalu seperti itu-itu saja. Cinta yang tak hanya sebuah kata dan keromantisan belaka. Cinta yang didalamnya selalu butuh pengorbanan, rintik-rintik air mata, dan rindu yang tak pernah ada habisnya.
All Rights Reserved
#543
masa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "𝗨𝘀𝗮𝗶 𝗧𝗮𝗻𝗽𝗮 𝗞𝗮𝘁𝗮"
  • Ana Uhibbuki Fillah, Zaujati [End+ TERBIT]
  • Cinta Tak Terduga
  • Gus Rizal My Husband [HIATUS]
  • 4Tahun Dalam Cinta Pelangi
  • Ketika Cinta Mulai Menyapa
  • BLUE IRIS FLOWER
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Keenasyaa (REVISI.)
  • Cinta yang Terhapus dalam Kenangan

Cinta datang dalam berbagai bentuk, di waktu yang berbeda, dan pada hati yang tidak selalu siap menerimanya. Di kota yang sama, dalam kehidupan yang berbeda, ada dua gadis yang merasakan getaran cinta pada masa yang tidak pernah beriringan. Yang pertama, jatuh cinta terlalu cepat. Ia memberikan segalanya, mengorbankan hatinya tanpa takut terluka. Baginya, cinta adalah pengorbanan, adalah perjuangan tanpa henti. Namun, sekeras apa pun ia berusaha, takdir tidak pernah berpihak. Ia belajar bahwa terkadang, cinta saja tidak cukup untuk bersama. Yang kedua, jatuh cinta ketika ia sudah terbiasa sendiri. Cinta datang perlahan, mengisi celah yang sebelumnya dibiarkan kosong. Tidak ada janji, tidak ada harapan yang terlalu tinggi, hanya rasa yang tumbuh tanpa dipaksakan. Tapi meskipun ia sudah lebih berhati-hati, semesta kembali mengajarkannya bahwa cinta tidak selalu bisa dimiliki. Dua hati. Dua kisah. Dua waktu yang berbeda. Namun, pertanyaan yang sama selalu menghantui mereka: Apakah cinta memang selalu datang untuk pergi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines