Kembali
  • WpView
    Reads 9,397
  • WpVote
    Votes 240
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 12, 2018
WpInfo
Fiction
Horror
Kurasakan hangat mentari menyentuh wajahku, membangunkanku dari tidur di perjalanan yang panjang. Aku sudah tak mempunyai urusan lagi dengan ibukota karena kuliahku telah selesai. Angin sejuk pagi hari masuk dari jendela bus yang sedikit terbuka, membelai rambutku yang tak begitu panjang. Kulihat di sekitarku tak ada orang selain aku dan sopir bus. Sedangkan di luar, pepohonan lebat berusaha menghalangi sinar mentari untuk mengenaiku. "Aku hampir sampai," kataku di dalam hati. Adikku pernah bercerita kalau di desa sudah banyak perubahan menjadi lebih maju. Aku jadi sedikit penasaran seperti apa desa yang kutinggalkan selama empat tahun itu. Ternyata desaku memang berubah, tak hanya pembangunan di mana-mana, namun aku disambut dengan kematian aneh beruntun yang tak diketahui penyebabnya. Pilihan ada di tanganku, apakah aku harus lari, atau aku tetap harus kembali?
All Rights Reserved
#200
legenda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BARISAN KERANDA MERAH
  • Warisan Gandari
  • Di balik keindahan CURUG HORDENG
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • Desa Bunglon (END)
  • El Cielo y la Tierra
  • [ END ] Broken Shadow
  • Terjebak di Pasar Anjaya Bawakaraeng

Lima tahun berlalu setelah tragedi Polong Mayit. Pertumpahan darah menyisakan bangkai yang harus mereka timbun untuk menutup bau busuknya. Adalah Desa Leduk, sebuah desa di daerah pesisir yang merupakan Desa dengan pemakaman terbesar. Namun tanah desa terlalu banyak menelan mayat. Hingga tiba saatnya bumi Leduk memuntahkan isinya. Semua yang ada dibalik batu nisan, terlunta-lunta di jalanan desa. Berbaris rapi seperti sebuah karnaval, karnaval ghaib dari barisan keranda merah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines