Me And My Story

Me And My Story

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 4, 2018
"Aku tidak menyangka ini akan terjadi dalam hidupku.Dulu dia sangat baik,dulu dia pria yang ramah,sopan,dan sangat perhatian padaku.Namun,tetap saja itu dulu.Sekarang dia berubah." Olla Navia Rehandra "Aku berubah karenamu.Kau sendiri yang memulai dan membuatku muak dengan hal itu.Sehingga aku melakukan hal ini." Alif Rahardian Rizky
All Rights Reserved
#8
rujuk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • I'm Sorry Mila
  • Dikira Pengkhianat Ternyata Istriku Wanita Hebat
  • Takdirku Bersamamu (Selesai)
  • ✔️ RELATION - Sehun Joy [complete]
  • ADA CINTA 2 ( Complete )
  • CINTA YANG  BERSEJARAH
  • OUR DESTINY [Rewrite]

!!!WARNING!!! BACALAH NOVEL INI SENDIRIAN JIKA TIDAK INGIN DI ANGGAP SEBAGAI ORANG GILA! Karena kesalahpahaman, Ana dipaksa menikah dengan seorang pria yang terpaut jauh dengan usianya. Dan siapa sangka, pria yang di nikahinya itu adalah seorang duda anak satu dan parahnya lagi dia adalah sahabat ibunya yang dulu sangat mencintai ibu Ana. Keduanya hidup bagai seekor kucing&tikus, setiap saat ada saja masalah yang diributkan. "Tolong-tolong, ada om-om cabul. Aku mau di nodai, tolong-tolong! Hmppp..." "Saya tadi ingin membopong kamu, karena kamu tidurnya ngebo! Dibangunin berulang kali tidak mempan. Seharusnya kamu seneng, ada yang perhatian sama kamu bukan malah menuduh saya pria cabul!" Sentak Aldi dengan nada membisik di telinga Ana. "Dengar yaa, om-om cabul aku sungguh tidak berharap digendong oleh dirimu. Lain kali gak usah nyari kesempatan dalam kesempitan!" Bentak Ana. "Hei, kamu itu dikasih hati malah ngelunjak minta cinta. Saya tidak minat berbuat lebih pada tubuh kecil, tepos, bodi bambu, depan belakang rata, muka pas-pasan pula. Jadi kaya apa nanti anakku kalo saya nikah dan suka sama kamu." "Heiii, huh huh.." dengan napas tersengal-sengal dan jari menunjuk wajah Aldi. "Siapa juga yang minta cinta dan kawin sama om cabul kaya kamu?! Dasar om-om tua, keriput, pelit, medit, cabul---"

More details
WpActionLinkContent Guidelines