Hug in a Mug [ON GOING]

Hug in a Mug [ON GOING]

  • WpView
    Reads 175
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing54m
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 7, 2019
Bena merupakan seorang penulis terkenal yang masih berusia 15 tahun. Namun, karena sifatnya yang tidak ingin dikenal banyak orang dalam dunia kepenulisan, ia memakai nama pena di setiap buku-bukunya. Ketika baru menduduki kursi SMA, Bena tak mendapatkan awalan yang baik, ia justru tidak menyukai sekolah barunya. Seiring waktu berjalan, hidup Bena yang awalnya ia perkirakan akan berjalan lurus-lurus saja, ternyata tak seperti itu. Gadis itu malah merasakan hal-hal di luar dugaannya dan tak pernah dirasakannya sebelumnya. Namun, akhirnya, ia berpikir, bukankah masa SMA memanglah masa "baru" untuk sebagian orang? Lalu mengapa kita tak mencoba hal "baru" itu? Copyright © 2019-All Rights Reserved by Yaseen Taraksa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rayza
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • Prolog Tanpa Epilog [TERBIT]
  • [SUDAH TERBIT] Di Bawah Langit Bumi
  • When The Stars Align
  • BEHIND THE SELLER
  • Another Level
  • Lakaran Kisah Kita
  • Untitled Dream
Rayza

Ketika kau mempunyai sahabat yang baiknya melebihi orang tersayangmu selama ini ,bagaimana perasaan mu ? aza selama ini sangat bersyukur telah di pertemukan dengan Reynand . Tak apa hanya menjadi seorang sahabat, Itu lebih dari cukup untuknya . Ia datang ketika aza merasa kesepian ,melindunginya ketika aza butuh bantuan .Hingga perlahan ia harus menjauh dan aza yang selama ini tenang di sisinya kembali merasa sendiri dan kesepian

More details
WpActionLinkContent Guidelines