Hug in a Mug [ON GOING]

Hug in a Mug [ON GOING]

  • WpView
    Reads 175
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing54m
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 7, 2019
Bena merupakan seorang penulis terkenal yang masih berusia 15 tahun. Namun, karena sifatnya yang tidak ingin dikenal banyak orang dalam dunia kepenulisan, ia memakai nama pena di setiap buku-bukunya. Ketika baru menduduki kursi SMA, Bena tak mendapatkan awalan yang baik, ia justru tidak menyukai sekolah barunya. Seiring waktu berjalan, hidup Bena yang awalnya ia perkirakan akan berjalan lurus-lurus saja, ternyata tak seperti itu. Gadis itu malah merasakan hal-hal di luar dugaannya dan tak pernah dirasakannya sebelumnya. Namun, akhirnya, ia berpikir, bukankah masa SMA memanglah masa "baru" untuk sebagian orang? Lalu mengapa kita tak mencoba hal "baru" itu? Copyright © 2019-All Rights Reserved by Yaseen Taraksa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When The Stars Align
  • BEHIND THE SELLER
  • Qistina
  • My Husband a Widower (Completed)
  • Prolog Tanpa Epilog [TERBIT]
  • Another Level
  • Emerald High : Fight [ C ]
  • [SUDAH TERBIT] Di Bawah Langit Bumi
  • Rayza
  • Another Side - Completed

Hidup sempurna bagi Tisya adalah bangun tidur, siap-siap untuk berangkat ke sekolah, pulang, makan bolu bikinan Ibu, menghabiskan sisa waktunya di kamar, tidur nyenyak, and repeat. Tapi bukan hidup kan namanya kalau berjalan mulus sesuai dengan kehendak sendiri? Tentu, itu juga yang terjadi pada hidup Tisya. Dimulai dari teror seram guru PKL sampai dengan drama percintaan dengan laki-laki tampan rupawan dan menawan yang membuat hidupnya semakin gonjang ganjing. Hidup sempurna milik Tisya resmi hancur, digantikan dengan kehidupan masa SMA super 'menyeramkan', penuh gebrakan. Intinya dar der dor!

More details
WpActionLinkContent Guidelines