The Sixth Sense

The Sixth Sense

  • WpView
    Reads 473
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 3, 2018
WpInfo
Fiction
Horror
Suara pijakan kaki membuyarkan heningnya gelap malam. Malam dimana akan terjadi hal besar bagi seorang Dina larasati. Angin malam berhembus kencang menembus jiwa raganya. Tercium jelas aroma melati bercampur kemenyan yang begitu menusuk indera penciumannya. Dingin? Ya, Entah mengapa malam ini begitu dingin.Tampak jelas langit malam yang gelap tak bersinar bulan. Padahal tadi siang, sang surya tersenyum dengan cerahnya. "Cepatlah nak!, jangan melamun!" "Eh iya, Kek. Emm... maaf, Kek, ngomong ngomong kita mau kemana ya, Kek?" "Sebentar lagi nak Dina juga akan tau, Persiapkan saja jiwa ragamu nak, sebentar lagi kita sampai!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sinonim [Completed]√
  • Male lead Antagonist
  • AKU
  • Dear Mr. Fantasy [END]✔
  • TOILOVE : TAEHYUNG (COMPLETE!)
  • IDOL GHOST [SELESAI]
  • LUL (Rampong Bro )
  • JAM 3 SORE
  • Under The Midnight Sky
  • Nerd Boy & Absurd Girl [END]

[REVISI] Dua makhluk absurd yang mempunyai banyak persamaan, sifat yang hampir mirip, prilaku sangat mirip. Yang membedakan hanya satu, yaitu mereka berlawan jenis. "Lo kapan warasnya sih?" Tanya Azril pada Vea yang sudah mengacak-acak kamarnya seperti kapal pecah. "Ngapain lo nanya-nanya? Udah merasa waras?" Sinis Vea yang sedang duduk di atas meja belajar Azril sambil memainkan ponselnya tanpa sedikitpun berniat menoleh pada Azril. Kakinya ia selonjorkan di kursi dekat meja belajar itu. Azril mengacak-acak rambutnya frustasi. Bagaimana bisa dia betah berteman dengan Vea dari kecil? "Yek?" Panggil Vea pada Azril dengan suara yang dilembut-lembutkan. Azril menatap Vea dengan kening mengkerut "Bagi duit dong?" Vea menyodorkan tangannya sambil cecengesan tanpa dosa. Azril mengambil kaos kaki yang berada tepat di bawah meja belajarnya lalu menempelkan tepat di wajah Vea, "Makan nih duit!!" Penulis Amatir yang penuh dengan imajinasi absurd😄

More details
WpActionLinkContent Guidelines