THE ASSAIL (EL)

THE ASSAIL (EL)

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jun 27, 2019
Dunia ini penuh dengan masalah, aku sebal dengan semua ini. Dulu di dunia ini memang cukup menyenangkan bagiku, tapi tidak setelah kejadian menyebalkan itu. Aku tidak masalah hidupku ini penuh dengan urusan yang cukup menguras waktuku. Tapi, aku tak dapat hidup seperti ini terus.. Matahariku telah tenggelam di dalam sungai kegelapan. Ucapan kasar yang menyakitkan adalah makanan keseharianku. Bahkan tatapan mereka seakan menelanku hidup-hidup, sudah cukup aku tak tahan lagi.. Tapi entah saat aku bertemu dia semua itu berubah di duniaku... Cerita ini di tulis oleh 3 Author
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines