The Prince

The Prince

  • WpView
    Membaca 464
  • WpVote
    Vote 154
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Feb 19, 2021
Renjun, yang terjebak dalam raga Putra Mahkota Dinasti Qin, harus berjuang untuk pulang ke masa depan sekaligus membantu permasalahan cinta, takhta, dan keluarga Sang Putra mahkota. *** Renjun, yang baru saja debut di grup idola NCT Dream, merasakan hidup yang tenang bersama ke-6 sahabatnya. Renjun tiba-tiba terjebak di masa lalu selepas mendengarkan cerita pendek dari Lucas, salah satu trainee SM yang ingin sekali menjadi member NCT Dream. Menghadapi pengalaman di luar logika, ia mengkondisikan hati dan pikirannya untuk dapat berjuang di masa kekaisaran Qin Shi Huang. Mengapa ia terjebak di masa lalu? Apa tujuannya terperangkap dalam jiwa putra mahkota? Mampukah Renjun kembali ke masa depan? **** The Prince merupakan salah satu Fanfiction dari trilogi Heartless bersama dengan 'Obliteration' dan 'Psycho'
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#397
fiksisejarah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Detektif: Rahasia Kasus Sekolah [HIATUS]
  • Renjana [COMPLETED]
  • Luka -Renjun ft. NCT DREAM
  • Teroptik | Renjun NCT [END]
  • Beloved
  • [END] The Story Untold: READY OR NOT [NCT DREAM]
  • Seven Dreamers [NCT DREAM]
  • [1] You're Life With NCT ✔
  •  Seven Hereditary Magic [nct dream]👑 (slow up)
  • Whispers Beneath the Spotlight | Cast Renjun & NCT Dream

NCT DREAM Lokal Berawal dari sebuah hobi dan rasa penasaran, hingga membuat ia seolah-olah menjadi seorang detektif untuk mengusut rahasia dibalik dinding sekolahnya. Sekolah yang terkenal dikalangan masyarakat, menyimpan begitu banyak misteri yang menunggu untuk diungkapkan. Jujun, tidak pernah tahu, jika rasa penasarannya, membawa pada kenyataan yang begitu menyakitkan. Yang ia ingin tahu, pada awalnya hanya sebuah rasa ingin memecahkan sebuah teka-teki, lalu menyusun banyaknya puzzle, agar tersusun sempurna. "Ju, lo enggak perlu ngerasa bersalah sama kita. Kita baik-baik aja." "Gimana enggak, gua udah bawa kalian sejauh ini." ©Copyright 2025

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan