Alamku nafasku hidupku

Alamku nafasku hidupku

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 5, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Pertama ini aku ingin menceritakan sebuah tema yaitu Alam. Alam bagiku adalah kehidupanku, kenapa? karena tanpa alam apakah kita masih dapat untuk bertahan hidup? dari mana kita mendapatkan sumber daya alam untuk dimanfaat dengan baik?tentu saja itu semua berasal dari alam.Tanpa alam kita tidak bisa bernafas dengan baik hanya debu dan polusi udara saja yang kita hirup sehari hari apa hanya itu saja? tentu tidak kan,semua makhluk hidup di dunia ini membutuhkan alam untuk kehidupannya dari alam kita bisa mendapatkan yang sangat kita butuhkan setiap harinya yaitu oksigen.Bayangkan saja jika pepohonan tidak tumbuh atau tidak ada satupun pohon yang tumbuh kita akan mati tanpa alam. makanan yang kita konsumsi sehari hari itu semua berasal dari alam, nasi yang kita makan itu pun berasal dari sebiji padi yang diolah menjadi beras, itu semua berasal dari alam bukan?. Dari alam aku belajar bagaimana caranya kita mencintai alam,menjaga alam agar tetap terjaga kelestariannya dengan baik.Jangan pernah sedikitpun kita merusak alam karena alam adalah bagian terpenting dalam kehidupan setiap insan. Cintai alam,lindungi alam,lestarikan alam. #Alamku nafasku hidupku #maaf kalo ada kesalahan kata ya mohon di maklum😅
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perempuan Bukan Makhluk Percobaan
  • di akhir perang
  • Let him go...
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI (TAMAT)
  • Javas Drexzer [END]
  • "TEMAN HIDUPKU"
  • L.E.L.A.K.I

Aku Mardhatillah Ayla. Ini kisahku, kisah pergelutan jiwa dalam mengarungi hidup. Aku bertemu lelaki yang bernama Razka Arliantara, berujung cinta dan memilikinya. Tapi, kehidupan memaksa kami untuk berpisah. Dia mendapatkan Beasiswa Kuliah ke Malaysia. Sedangkan aku hanya mendapat kuliah di Kota padang. Meskipun secara tempat tinggal kami dipisahkan, tapi kami berjanji secara hati untuk tidak melupakan. Bertahan dengan kesetiaan adalah hal yang kami pilih dan sepekati. Tapi, lagi lagi kehidupan memaksa kami untuk tidak bisa berhubungan. Hingga akhirnya, kesepian dan kelinglungan menjadi teman kehidupanku. Sungguh, cinta itu sangat menyiksa ketika terpisahkan dan tak bisa berinteraksi satu sama lain. Hingga akhirnya, aku dipertemukan dengan lelaki yang bernama Muhammad Adya Arsa Hatta. Dia hidup dengan berbagai macam prinsip yang bisa dikatakan "GILA". Kenapa tidak, cara hidup dan cara pandangnya tentang sesuatu, sering berbeda dengan cara hidup dan cara padangnya orang banyak pada umumnya di dunia ini. Termasuk dengan lelaki cinta pertamaku yang masih kupertahankan meskipun tiada kabar kurang lebih satu tahun. Karna kesepian, aku menerima uluran tangan Adya untuk menikmati kehidupan dengan cara beda. Cara yang dibuatnya sendiri, hingga akhirnya aku terjebak dalam permainannya. Terjebak bukan dalam artian buruk, tetapi lebih kepada hal baik yang diberikannya tanpa aku sadari. Hal itu adalah hal yang harus dilakukan perempuan untuk menjaga "Kehormatannya". Bahkan, dia menjadi sang penyelamatku ketika aku ditinggal hamil oleh kekasihku yang meninggal secara mendadak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines