You Are The Reason

You Are The Reason

  • WpView
    Reads 1,650
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 3, 2019
Dia, si biang kerok sekolah, yang-Ya Tuhan! Sejak kapan aku mulai memikirkannya? -Nesha Maudia- Dia, si ketua OSIS paling menakutkan. Setiap kali aku melihatnya, aku seperti melihat tanduk iblis di kepalanya. Tapi hei, saat dia tersenyum, mengapa duniaku seperti akan runtuh? -Renan Salaga Adhiyasta- Dia, si laki-laki gila yang memiliki senyum menawan. Demi Tuhan, bisakah aku membelinya dengan hidupku? -Vania Larasati-
All Rights Reserved
#261
trianglelove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Giant Baby [COMPLETED]
  • LENA & SEGA
  • bad boy's game [ON HOLD]
  • Damn! He is mine
  • Queen of High School
  • Miss Pretty (Fatty)? (SlowUpdate)
  • About Caramel
  • Obsesi Kepada Teman Sekelas (END)

Satu sekolah gempar saat mengetahui pentolan sekolah ternyata sudah memiliki seorang kekasih, di tambah lagi dengan fakta yang ternyata kekasihnya adalah Sekretaris OSIS, membuat mereka semakin heboh. "Kok lo mau sih sama Keirlan? secara dia kan bertolak belakang banget sama tipe lo," ujar seorang teman sekelasnya pada Kimberly. Kimberly menatap teman sekelasnya bingung, "kata siapa?" tanyanya. "Kata yang lain, tipe lo kan modelan kaya David atau Gabriel gitu. Iya, kan?" Kimberly tertawa kecil. Gadis di depannya ini mana tahu sifat Keirlan di luar dan saat bersamanya sangat bertolak belakang. "Keirlan aslinya nggak seserem itu kok," balas Kimberly. "Ya, dia emang nggak serem kalo sama lo doang. Beda lagi kalo sama kita-kita," sahut salah satu sahabat Kimberly yang sedari tadi hanya menyimak. "Bener, tuh! gue cuma lewat samping dia aja udah merinding, auranya gelap banget gilak!" seru sahabat Kimberly yang lain. "Ih udah, nggak boleh ngomongin orang. Dosa, tau!" sela sahabat Kimberly yang satunya lagi sebelum pergibahan ini berlanjut dan menjalar sampai kemana-mana. Kimberly tersenyum tipis. Andai mereka tahu kalau sifat Keirlan itu sangat manja, pasti ketiga sahabatnya ini tidak akan pernah melihat Keirlan dengan tatapan takut.

More details
WpActionLinkContent Guidelines