Kalimat Berdarah

Kalimat Berdarah

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 23, 2018
Bukan cerpen apalagi novel. Ini hanya sekedar kekata yang penulis hanya bisa ungkap melalui tulisan.
All Rights Reserved
#133
poem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Khayalku
  • Almost.
  • Ungkapan Perasaan.
  • Dua Ufuk Terpisah
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Do'a, Cinta dan Luka
  • Ikhlas Terakhir [Telah Terbit]
  • Kisahku Tanpa Judul
  • Sebelum Luka
  • Rasa Yang Tidak Tersampaikan
Khayalku

Cerita lengkap Cerita telah selesai. Aku tidak perduli hujan membasahiku yang aku inginkan hanya berlari dari sana dan pergi meninggalkan lukaku. Mungkin, aku memang akan kehilangannya tapi, itu lebih baik dibandingkan aku harus tersenyum bahagia namun, semua itu palsu. "Kenapa aku harus mencintaimu? Sedangkan kamu tak pernah mencintaiku. Kenapa aku harus menyayangimu? Padahal udah jelas sayangmu untuknya bukan diriku."teriakku yang menatap kearah langit. Terima kasih yang udah baca cerita ini, semoga terhibur. 🕊️

More details
WpActionLinkContent Guidelines