
"Hembusan angin malam ini sangat kerindukan Za" "Entahlah, sudah berapa lama kumerindukan saat-saat seperti ini bersama mu." "Mungkin Tuhan menjawab doa kita" kata Genza berbalik menghadap Adira. Kedua makhluk itupun saling berpandang seolah melepas rindu yang tak berujung. "Sudah, kita pulang Ra, sudah pukul 12 malam, Angin malam selarut inipun tak baik untukmu"-Genza "Tunggu sebentar lagi Za, aku masih mau menikmati malam ini bersamamu, Entah aku bisa merasakan di hari esok bersama denganmu lagi atau sudah tidak lagi."-Adira ~~~~~~~~~~~~~~ Dua insan yang saling bertahan, saling menggenggam, dan saling melindungi. Demi sebuah Kemustahilan.All Rights Reserved
1 part