Frappuccino

Frappuccino

  • WpView
    Membaca 691
  • WpVote
    Vote 31
  • WpPart
    Bab 21
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 13, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Sebenernya gue gak terlalu suka kopi. Tapi ada satu jenis kopi yang jadi minuman wajib setiap gue ke kesini, yaitu Frappuccino. -Sila Jangan terlalu banyak minum kopi, itu gak baik buat kesehatan lo, rein. -Arka
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#760
arka
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Tulisan Ghani (SELESAI)
  • Secangkir Kopi Vanilla [Tamat]
  • My AYY
  • Caramel Macchiato
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Kaka&Rara [Completed]
  • As Sweet as You Are [END]
  • ASA [REVISI-COMPLETE]

Ketika pertama kali mengenal Zita, Ghani melihat perempuan itu tak lebih dari sekedar murid biasa. Matanya, senyumnya, cara ia bicara, suaranya, gelak tawanya, gerak-gerik tubuhnya, tidak ada yang spesial. Namun, di tahun kedua sekolah, perlahan-lahan semuanya berubah. Ghani melihat ada yang berbeda. Zita bukan lagi murid biasa seperti yang selama ini tertanam di benaknya. Zita lain. Sesuatu dalam diri perempuan itu membuat Ghani jadi ingin lebih tahu, lebih kenal, lebih dari semua orang yang pernah ada dalam hidup Zita. Saat Ghani mengambil satu langkah lebih dekat dengan perempuan itu, tiba-tiba saja Zita berhenti bergerak. Dinding yang tinggi tiba-tiba hadir dan membuat Ghani bertanya-tanya. Setelah mengalami itu, Ghani sadar bahwa keadaan Zita adalah yang paling penting. Ghani mulai belajar bahwa menyayangi seseorang bukanlah lagi masalah memiliki atau tidak. Apa yang Ghani inginkan adalah Zita bahagia. Dari perempuan itu, Ghani mulai mengerti arti dari ketulusan. ================================================================ © 2023 Radin Azkia

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan