Puisi Sang Matahari

Puisi Sang Matahari

  • WpView
    Reads 396
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 18, 2019
Curhatan Hati Para Perempuan. Apa lah daya jika aku hanya seorang pemalu yang sering menulis kata-kata di buku harianku. Engkau bah kan tak peduli pada ku. Karena posisi 'Sang Matahari' ternyata milik dia. Dia, Sang matahari mu. #Pertama Kali bikin cerita tema puisi. #Semoga suka, Happy Enjoyy. 😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Rintik Rindu
  • Andai bisa
  • Air Mata Cinta
  • Aksara Tak Bertuan
  • Senja
  • Infinity
  • Lembut Seperti Doa
  • Waktu Senggang (SEGERA TERBIT!)

Dalam buku ini, kita menemukan potret paling sempurna dari kita, seperti melihat kembali album kenangan yang takkan pudar. Walau waktu terus berputar, di antara halaman-halaman ini, kita masih bisa merasakan getaran kebersamaan yang takkan hilang. Dan dalam setiap belahan kata, dalam setiap kalimat, aku masih ingat semuanya - setiap momen, setiap tempat, dan terutama, setiap detik di antara jingga senja yang begitu berarti bagi kita. Aku ingin mengajak pembaca untuk merenung, merasakan, dan meresapi setiap momen yang ada dalam hidup. Dalam ketenangan dan keheningan, novel ini mengajarkan tentang makna cinta, keberanian untuk melepaskan, dan keajaiban peralihan dalam hidup. Aku ingin memberikan pengalaman membaca yang mendalam tentang arti cinta, harapan, dan momen-momen peralihan yang membentuk kehidupan. Semoga novel ini akan menjadi perjalanan yang tak terlupakan di dalam keindahan senja dan keheningan jiwa. Kisah cinta yang tak kesampaian, impian yang tertunda, dan rahasia yang tersembunyi, semuanya tercipta dalam "Ruang Kosong di Antara Jingga"

More details
WpActionLinkContent Guidelines