Story cover for 10 MEI ! by SENingrum
10 MEI !
  • WpView
    LECTURAS 46
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 46
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado jun 05, 2018
ziha rania prasetya
    ~ zizi adalah sebuah nama akrabnya.ia merupakan anak sulung dari dua bersaudara yang sangat keras kepala.apapun yang ia lakukan harus selalu terdepan dan wajib menang itu adalah prinsip hidupnya.Semua itu ia lakukan semenjak ayahnya menikah lagi dan ketidaksukaannya terhadap ibu tirinya.

Penasaran? 
  "Let's Reading Guys"
   Selamat membaca
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir 10 MEI ! a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Being a Good Papa [ End ] cover
Denial cover
Zahra Gara cover
Penyesalan ( COMPLETED ) cover
Sang Pemilik Hati (SELESAI) cover
Girl To Love cover
Mahanaga Wiratama cover
Tunangan Orang ✔ cover
Cinta Anak Broken Home cover
ARIYANTHA [NEW] cover

Being a Good Papa [ End ]

23 partes Concluida

Apa penyesalan dalam hidup yang pernah kalian alami? Kalau Arthan ditanya seperti itu, maka dia akan menjawab ; Menjadi pria yang tidak berguna, sekaligus ayah yang gagal. Setidaknya Arthan ingin sekali dalam hidupnya, dia melakukan hal-hal yang membuat keluarganya bahagia. Namun, hidup yang hanya sekali itu, dia habiskan untuk hal-hal yang sesat. Berjudi, mengabaikan anaknya setelah ditinggal mati oleh istri, dan terlilit hutang hingga rentenir terus berdatangan. Lantas, pada malam dia dikejar oleh rentenir dan anaknya, Alberix, disandera oleh rentenir, Arthan tertabrak truk dan tubuhnya terhempas begitu saja di aspal, hingga aspal itu digenangi oleh darahnya yang menyebar kemana-mana. Malam dimana penyesalan terus berdatangan. Lalu, dengan begitu saja, Arthan menutup mata dengan perasaan bersalah yang menumpuk di dalam dada. Hingga ketika ia membuka mata, bukan alam Barzah lah yang ia lihat, tetapi wajah anaknya yang datar saat sedang melakukan sarapan bersama. Arthan spontan menyeletuk, "Alberuk?" Alberix langsung bombastic side eyes. "Alberix, pa. Not Alberuk, apalagi beruk."