Pencakar Langit

Pencakar Langit

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 9, 2020
Menceritakan tentang seorang gadis pecinta jingga di gedung pencakar langit. Menceritakan seorang gadis yang hanyut dalam hitam kelabu seorang 'Mahesa'. Menceritakan seorang gadis yang perlahan mulai mencintai indah warna-warni pelangi dari seorang 'Revandi'. Menceritakan kisah seorang 'Araya' yang memerankan kisahnya di gedung pencakar langit. "Pencakar langit dan sinar jingga sang surya, merupakan perpaduan indah untuk dinikmati"- Araya. "Jika ingin melihat keindahan langit angkasa, pergilah ke pencakar langit saat gelap malam"- Mahesa. "Kamu harus tau, Ara! Kamu tidak bisa melihat pelangi hanya dengan berdiri di pencakar langit kesayanganmu"- Revandi.
All Rights Reserved
#19
gagalmoveon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PELANGI
  • Rianbow [SHS 1]
  • Zeyna's Life
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Awal Pertemuan Rainah
  • SUARA HATI SENJA
  • PELANGI
  • Pelangi Di Matamu
  • a RAINBOW
  • Ily3000 [COMPLETEDπŸ¦‹]
PELANGI

Terkadang pelangi yang kamu lihat, memang sangat indah. Menarik siapapun bagi yang melihatnya. Entah itu dari lengkungannya bahkan warna-warnanya yang berbagai ragam. Tapi, pelangi itu bisa saja buram sewaktu-waktu. Karena masanya mereka untuk menghilang sudah diambang batas. Bahkan pelangi itu sendiri bisa jadi buruk dimata sang pelihat. Karena tak semua manusia suka apa yang orang lain suka. "Lo itu cewek, lo terlalu lemah buat ngehadapin gue yang inisialnya sebagai cowok." "Cewek, bisa apa kalian? Palingan cuma bisa dandan dan nge-jamet kea lo, upss!" sambung Angkasa dengan tangan yang berpura-pura menutup mulutnya. "Belagu banget lo," balas Pelangi dengan nada Angkuh. "Suatu saat kita bakal lihat, siapa yang lemah. Lo, atau gue yang inisialnya cewek!" sambung Pelangi dengan nada sinis. ☑NOTE: jadi dulunya tuh, ini cerita buat dilombain. nah berhubung lombanya udah selese, jadi rencananya cerita ini mau aku rombakin lagi + lanjutin sampe end

More details
WpActionLinkContent Guidelines