Should It?

Should It?

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 15, 2022
Tuhan.. Izinkan dia bernafas lebih lama lagi di dunia ini. Buat dia bahagia sebelum kematiannya. -Andria Naraya Tuhan... Terimakasih atas anugerah yang kau beri padaku. Buat dia selalu tersenyum setelah aku tiada. -ardian Fernanda Tidak ada yang mau jika orang yang paling berpengaruh dalam hidup kita, memotivasi kita, sekaligus malaikat bagi kita. Tiba-tiba harus pergi selama-lamanya.
All Rights Reserved
#200
me
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • 【On Show】Book 3 : After Then : Little Bit Longer
  • He Was My First Romance
  • [End] Impossible Possibility
  • My Hope [SELESAI✔]
  • NASYA
  • Love Therapy (Selesai)

Terimakasih luka ... Walau datangmu tak pernah jadi harap, Walau adamu selalu menjadi tangis, Tapi, berkatmu aku sadar ... Tak ada bahagia selagi kau belum terlihat. Jangan bersedih, luka ... Karena hadirmu adalah mutlak. Dan aku tak bisa menolak. Sebab, kau akan menjadi sumber, akan datangnya bahagia suatu hari nanti. Ya, masih nanti ... Entah kapan tepatnya. _Kenta Senjaya_ °°° Hidup di dunia itu selalu berdampingan. Seperti contohnya, tawa akan selalu berdampingan dengan luka. Jadi, jangan terlalu bahagia jika tak ingin terluka lebih banyak. Ini tentang kisah remaja 16 tahun yang selalu terlibat dengan drama kehidupan. Bangkit untuk jatuh, tertawa untuk menangis, bertemu untuk kehilangan, dan begitu seterusnya. Karena nyatanya Roda kehidupan akan terus berputar. Siap tak siap remaja 16 tahun ini harus tetap menghadapinya. Konflik kehidupan tak akan pernah berhenti jika nafas masih berhembus. plagiat silahkan minggat! Murni karya sendiri. Jangan lupa vote dan coment nya. Terimakasih untuk yang sudah berkenan mampir di cerita ini. Salam: Shinyaya ©2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines