Vizualizatsiya

Vizualizatsiya

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 24, 2021
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Jalanan lampu merah. Percikan air kotor jalanan mengenai mantel tebal yang ia pakai saat ini, karna mobil terus berlalu lalang di jalanan itu.. sangat ramai. Lusuh dan kumuh adalah kata yang pantas untuknya. Dia mengumpat, melihat cara jalannya ia seperti terpincang pincang. Ya.. kaki kanan nya tertembak senapan. Di jarak berkilo kilo meter jauhnya ada sebuah perkelahian yang membuat dia menjadi seperti ini. Matanya memiliki sorot yang tajam, 'khas elang jawa' katanya. Dia duduk di tepian jalan memesan taxi online. Selang beberapa waktu taxi itu datang dan dia langsung memasuki mobil itu sambil bergumam menyalahkan sopir nya. Mengapa ia bisa tertembak? Mengapa ia sangat kesal? Siapa kah dia? Lalu, ada hubungan apa dia dengan perkelahian di beberapa kilo jauhnya? Tunggu up chapter selanjutnya yaa..
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cegil Komplek [00L]
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • UNDER THE NIGHT'S EMBRACE || ON GOING ||
  • Let Me Love You Please..(completed)
  • Angel
  • gus itu suami ku
  • Liberosis
  • Anak Rahasia Sang Direktur Tampan
  • KILLALFA

Gimana jadinya kalau idol K-Pop tinggal satu komplek? Bukan cuma soal visual yang bisa bikin tetangga gagal fokus tiap pagi, tapi juga soal kisah kisah rumit yang tersembunyi di balik senyum mereka yang selalu terlihat sempurna, ada cinta pertama yang belum selesai, sahabat yang berubah jadi asing, dan rahasia masa lalu yang pelan pelan menyeret semuanya ke dalam konflik yang lebih dalam. Meski terinspirasi dari idol K-Pop, cerita ini membawa mereka ke dunia yang lebih membumi dan relatable dengan kehidupan kita, jadi anak komplek yang suka nongkrong di warung, naik motor boncengan ke sekolah, curhat sambil makan mie instan, dan jatuh cinta diam diam sama sahabat sendiri. Tapi di balik tawa dan candaan mereka, ada luka yang disembunyikan, ada pengkhianatan yang bikin sesak, dan ada keberanian untuk jujur tentang perasaan, bahkan saat itu menyakitkan. Mereka tumbuh bersama, saling menyakiti, saling menjauh, tapi juga saling menemukan jalan untuk menyembuhkan satu sama lain. Ini bukan cerita tentang siapa paling cantik atau siapa paling populer. Ini cerita tentang tumbuh dewasa, tentang kehilangan, dan tentang menemukan arti rumah di tengah kekacauan yang mereka ciptakan sendiri. Coba deh baca lima chapter dulu. Kalau nggak nagih, silakan protes. Tapi kalau tiba tiba baper dan nggak bisa move on... ya salah sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines