Vizualizatsiya

Vizualizatsiya

  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jun 24, 2021
WpInfo
Ficción
Acción y Suspenso
Etiquetasromance
Jalanan lampu merah. Percikan air kotor jalanan mengenai mantel tebal yang ia pakai saat ini, karna mobil terus berlalu lalang di jalanan itu.. sangat ramai. Lusuh dan kumuh adalah kata yang pantas untuknya. Dia mengumpat, melihat cara jalannya ia seperti terpincang pincang. Ya.. kaki kanan nya tertembak senapan. Di jarak berkilo kilo meter jauhnya ada sebuah perkelahian yang membuat dia menjadi seperti ini. Matanya memiliki sorot yang tajam, 'khas elang jawa' katanya. Dia duduk di tepian jalan memesan taxi online. Selang beberapa waktu taxi itu datang dan dia langsung memasuki mobil itu sambil bergumam menyalahkan sopir nya. Mengapa ia bisa tertembak? Mengapa ia sangat kesal? Siapa kah dia? Lalu, ada hubungan apa dia dengan perkelahian di beberapa kilo jauhnya? Tunggu up chapter selanjutnya yaa..
Atribución Creative Commons (CC)
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • UNDER THE NIGHT'S EMBRACE || ON GOING ||
  • LDR (Logika Dalam Rasa)
  • Please....Beside Me  (Sudah Tersedia Ebook Ya)
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI
  • PESAN UNTUK RAYAN
  •  ALZERA (On Going)
  • INTUISI || ft. Tokuno Yushi
  • Liberosis
  • 2Z Love Story (Zoya & Zio) END
  • BALADA KEHIDUPAN

"Iya-iya, ini Alana udah sampai" jawab Alana dan langsung mematikan telfon dari Rasya tanpa aba-aba dan melihat jalan. BRUGHHHHHHHHH!! Semua barang Alana terjatuh. Ia tidak sengaja menabrak seorang mahasiswa yang belum pernah ia lihat sebelumnya. "Maaf, aku tadi buru-buru ga liat jalan" dengan ekspresi tengil yang selalu memberi kesan lucu pada Alana. Alana langsung mengemasi barang-barangnya. Cowok itu hanya menatap datar Alana dan langsung melanjutkan langkahnya, menganggap yang barusan itu tidak penting. "iiiih iiih apasiii itu cowo, the real kulkas berjalan anjir diam-diam wae" ujar kesal Alana.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido