Story cover for Anak Indihom by Anisa49
Anak Indihom
  • WpView
    Leituras 772
  • WpVote
    Votos 129
  • WpPart
    Capítulos 17
  • WpView
    Leituras 772
  • WpVote
    Votos 129
  • WpPart
    Capítulos 17
Em andamento, Primeira publicação em jun 06, 2018
Jadi matan gebetan gue atw lebih tepatnya sahabat gue,iya gue friend zone jan ngatain gue ya,iya hidup gue itu sengsara

Gue Azqia seperti yang kalian baca tadi gue Friend Zone, hidup gue sengsara, katanya gue kecelakaan dan mati suri terus gue jadi anak indigo katanya,gue sama gebetan gue udah Deket lagi iya dia dulu pergi tapi sekarang udah balik gak tau besok

Pas gue jadi anak indigo gue ketemu sama hantu ganteng,dan gue mungkin suka sama dia,di sisi lain gue juga suka sama gebetan gue jadi gue pilih mana neh??yaa masa juga kan gue nikah sama setan,tapi kata dia dia masih hidup dan lagi koma tapi di gak tau jasadnya di mana.


Note💌

Bahasa kasar 💥
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Anak Indihom à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#946sehun
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Remember Me As A Time of Day✅ cover
kakak tingkat cover
friend〽I Park Chanyeol✔ {Tdk dilanjutkan} cover
LOVE IS NOT OVER  (Rm) cover
Feign Love || Park SungHoon  cover
Am I Okay Like This? [ChanBaek GS] ✔️ cover
Abang Gue Oh Sehun cover
THE SWEET BROTHER CRAZY (EXOxEND)  cover
Live For Love [Yixing] cover

Remember Me As A Time of Day✅

54 capítulos Concluída

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.