Mozan & Luzan

Mozan & Luzan

  • WpView
    Reads 467
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 3, 2018
Cinta itu seperti balon ada 5 yang harus dipegang erat-erat tapi jangan juga terlalu mengikat karena dia nggak bakalan tersesat dia tau kemana hatinya bakal mendarat -Luzantyo- KAMU TAHU KALAU BERJUANG SENDIRIAN ITU NGGAK ENAK, APALAGI SEORANG PEREMPUAN YANG BISANYA HANYA MEMENDAM PERASAAN. DIA BERJUANG DALAM DIAM DAN SENDIRIAN. KETIKA TANGIS TIDAK LAGI PERTANDA DIA LEMAH NAMUN PERTANDA PERJUANGANNYA SIA-SIA. SEORANG PEREMPUAN TIDAK SEKASAR LAKI-LAKI YANG MAMPU MENGATAKAN "TIDAK ADA PENOLAKAN". MUNGKIN DIA ADALAH MAKHLUK BERHATI TULUS YANG BAHKAN SETELAH DI SIA-SIAKAN DIA TERUS MENYUKAI. SESAKIT APAPUN ITU PEREMPUAN TIDAK MUDAH MELUPAKAN. INGAT HAL ITU. -NAY YANG UDAH MOVE ON JADI NIA- Jalan Manggis kesayangan , si penikmat pemandangan manis setiap pagi. Jus Alpukat, si segar yang menyembuhkan hausnya sinar matahari. Kisah manis yang terukir dengan berkali-kali permasalahan yang mereka mampu lalui. Meski baru SMA namun kisah cinta mereka patut kita hargai, karena setiap insan memiliki kisahnya sendiri-sendiri Kita tidak boleh menghakimi kisah cinta anak SMA meski itu kadang terasa menggelikan #projekpertamaLISUS selamat membaca semoga kalian senang dengan apa yang akan kalian kenang Maaciww Salam Seneng dari A'Tyo dan Neng Nia ya
All Rights Reserved
#21
tyo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  • [END] Blind Rainbow
  • TARGET BUCIN [LENGKAP]
  • JAM 3 SORE
  • Fifa Story [END] ✔
  • Sejarah Mantan (COMPLETED)
  • ZIA-IE
  • THEORUZ
  • DIFFERENT TWINS [ END ]

[A 𝐓𝐞𝐞𝐧𝐟𝐢𝐜𝐭𝐢𝐨𝐧 (𝐘𝐨𝐮𝐧𝐠 𝐀𝐝𝐮𝐥𝐭) 𝐏𝐬𝐲𝐜𝐡𝐨𝐥𝐨𝐠𝐲𝐜𝐚𝐥 Story] [𝐌𝐚𝐬𝐮𝐤 𝐝𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫 𝐛𝐚𝐜𝐚𝐚𝐧 "𝐊𝐞𝐤𝐮𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐖𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚" 𝐨𝐥𝐞𝐡 @𝐀𝐦𝐛𝐚𝐬𝐬𝐚𝐝𝐨𝐫𝐈𝐃] Nila tahu, di usianya yang sudah menginjak tujuh belas tahun ini, ia perlu memperbaiki diri. Belajar lebih berani, menyingkirkan gugup serta cemas ketika berbicara dengan orang yang tak akrab, belajar berbaur bersama teman-teman sekelas yang lain, belajar lebih tenang ketika ia sudah terjebak di antara kerumun dan suara berisik, juga semestinya sedikit lebih berani menatap mata tajam sang ibu yang sering kali memaksa Nila untuk bungkam, menurut, dan memenuhi semua harapan wanita itu. Sayangnya, itu tak pernah semudah ketika Nila membayangkan perubahan yang harus ia lakukan setelah membaca dari buku panduan psikologi. Gadis itu tetap sulit untuk mengembangkan diri. Sulit menerima titik usahanya yang kian hari memerosot jatuh. Titik jenuh yang membuat ibunya lebih sering menaruh kecewa alih-alih bangga. Nila takut melihat air mata Hana. Takut melukai, takut membuat hati wanita yang melahirkannya dipenuhi sesak kecewa. Nila ... tak bisa membiarkan semua itu terjadi. Sebagai tumpuan harapan, ia berharap setidaknya bisa mengembalikan senyum orang tua tunggalnya melalui prestasi gemilang di sekolah. Lantas, apakah semuanya akan tetap sekaku di titik awal? Apakah semua akan berjalan sesuai? Apakah Nila bisa menerima kekurangan dan menghadapi ketakutannya sendiri? Nila tidak tahu, dan dirinya sulit mendorong diri untuk mengabaikan banyak kekacauan tak perlu. COPYRIGHT RESERVED ©2022 | 𝐀𝐔𝐑𝐄𝐄𝐍𝐀𝐃𝐀 °°°°°°° ⚠PERINGATAN⚠ CERITA MENGANDUNG ISU SENSITIF BERUPA GANGGUAN PSIKOLOGI [ANXIETY: Ringan hingga berat] °°°°°°° START: 17 ⓜⓔⓘ 2022 REVISI: 03 ⓞⓚⓣⓞⓑⓔⓡ 2022 =

More details
WpActionLinkContent Guidelines