Ketika Hati Harus Diisi

Ketika Hati Harus Diisi

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 6, 2018
Hati yang selalu memaksakan untuk mengisi ruang di dalam nya. Akan tetapi, diri ku ini tidak dapat menuangkan rasa di dalam nya. Aku hanya punya rasa untuk mengagumi seseorang dan takut untuk mengungkapkan. Karna ungkapan hanya lah sebuat lelucon bagiku, ingin berkata tapi bibir ini tak bisa mengartikan rasa yang ada di hati ku. Akan kah rasa ini tertinggal dan hayut dalam kenangan ???
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur
  • KAIFA HALUKI??
  • After Sundie
  • Cinta Tanpa Raga
  • Narasi patah hati
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Collateral Hearts - LingOrm ( END )
  • 3. Cerita Etalase dan Tempat Tidur GXG (END)
  • LAKSADEKA

⚠️ Peringatan: Cerita ini mengandung banyak adegan dewasa dan seksual eksplisit yang tidak cocok untuk pembaca di bawah usia 17 tahun. Harap bijak dalam membaca. (khususnya area part tengah hingga akhir!) Sebuah kisah tentang luka, tubuh yang direnggut dari pemiliknya, dan cinta yang datang bukan untuk menyelamatkan... tapi untuk bertahan. Zoe pernah percaya bahwa cinta bisa menyelamatkan. Tapi setelah menjalani pernikahan yang dingin tanpa sentuhan, dan kemudian jatuh ke dalam pelukan yang menjelma jerat kekerasan, satu-satunya yang tersisa hanyalah tubuhnya yang remuk dan jiwa yang nyaris padam. Ketika hidupnya di ambang kehancuran, dua laki-laki dari masa lalu dan kemungkinan masa depannya datang mengetuk: Irwan, lelaki yang pernah mencintainya dalam diam, Dandy, sahabat lama yang menjadi jangkar dalam badai. Tapi cinta, kadang tidak cukup ketika luka terlalu dalam. Di saat Zoe mencoba bangkit, Fandi-lelaki yang menyiksanya, menyatakan cinta lewat kekejian, kembali menghantui. "Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur" bukan sekadar kisah tentang trauma dan kekerasan seksual, tapi tentang bagaimana seorang perempuan perlahan merebut kembali hidupnya. Bukan dari tempat yang utuh, tapi dari reruntuhan- dari retak-retak yang ia jahit sendiri, sambil menangis, sambil bertahan. Karena terkadang... untuk sembuh, seseorang tidak butuh ditarik keluar dari gelap. Ia hanya butuh seseorang yang mau duduk bersamanya di sana, hingga ia cukup kuat untuk berdiri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines