Gadis Polos

Gadis Polos

  • WpView
    LECTURAS 120
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 8, 2018
Disaat teman-teman seumuran yang masih sama-sama duduk dikelas 9 Sekolah Mengah Pertama sudah memiliki pasangan kekasih alias 'PACARAN', sementara ku hanya berkutat dengan buku UN yang tebelnya luar biasa. Ya karena aku bertekad masuk ke sekolah negeri jadi harus usaha sekuat otak dna tenaga yang ku miliki. Oh iya kenalin nama ku Citra Mateori Ginanjar, pasti kalian bingung kenapa nama tengah ku 'Mateori' itu karena ayah ku seorang guru IPA jadi ia ingin nama anaknya ada selipan nama antariksa ya setidaknya bukan nama planet terakhir. Saat aku lolos masuk 3 sekolah negeri sekaligus yang ku coba, aku bingung harus memilih masuk yang mana. Anak SMA plin-plan kaya aku gak sih?. Saat aku memilih sekolah menengah atas pilihan kedua ku, orang tua ku setuju-setuju saja. Masa-masa puber ku baru dimulai saat putih abu-abu.
Todos los derechos reservados
#84
gadispolos
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Zayn dan Maya (THE END)
  • Kisah Sang Remaja (Revisi)
  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • GASA [end]
  • DEVIAN [END]
  • My Friend and My Bestfriend
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Kelas A [End]

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido