Story cover for Repeat by Azizavampirelover
Repeat
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jun 07, 2018
Niell Suetsumu, seorang perempuan pemalu yang selalu menutup diri dari orang lain. Semenjak sebuah kejadian yang membuat dirinya menjauh dari orang-orang. Dia memilih berada di kegelapan. Dia bekerja di sebuah diner. Dia memiliki sebuah rahasia yang besar.

Suatu malam, ketika dia pulang ke rumahnya. Dia bertemu dengan seorang pembunuh bayaran yang juga seorang ninja. Pertemuan sesaat itu terus terpikirkan oleh Niell.

Traint Ruhin, seorang pria yang memiliki sebuah pekerjaan yang agak sadis. Pembunuh bayaran, dia juga seorang ninja. Dia memiliki hati yang dingin. Dia tidak pernah berinteraksi kalau tidak diperlukan. Dia pun menyamar saat siang hari, dia bekerja di sebuah toko manisan.

Ketika dia sedang membunuh seorang pemuda. Dia tidak sengaja bertemu dengan seorang perempuan bermata biru yang membuatnya terpesona. Traint pun terus memikirkan dirinya.

Takdir mempertemukan mereka kembali ketika Niell pergi ke toko manisan yang merupakan tempat Traint bekerja. Hanya dengan pertemuan itu, mereka merasa kalau mereka ditakdirkan untuk bersama. 

Traint dan Niell merasa kalau mereka harus bersama. Tapi mereka khawatir rahasia mereka terkuak. Apakah mereka akan bersama? atau mereka tidak akan pernah bertemu lagi?
All Rights Reserved
Sign up to add Repeat to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
A Bouquet for the Scientist.  by sh4n_p2
20 parts Complete
Di sebuah kota Eropa yang berangin dingin, ada dua pria dari dunia yang sangat berbeda. Arta Adoriley, seorang pemilik toko bunga di pinggiran kota, menjalani hidup sederhana dan damai setelah bertahun-tahun berjuang melawan kerasnya dunia. Baginya, setiap bunga punya makna dan cerita-sesuatu yang bisa menghangatkan hati orang-orang. Di sisi lain, Valen Martin adalah seorang ilmuwan jenius yang dihormati sekaligus ditakuti. Dingin, pendiam, dan tidak peduli dengan dunia kecuali dalam bidang keilmuannya. Namun, setiap bulan, tanpa pernah absen, dia datang ke toko bunga Arta untuk membeli bunga putih-satu-satunya hal yang menunjukkan sisi manusiawinya, sebagai penghormatan kepada ayahnya yang telah tiada. Awalnya, Arta hanya melihatnya sebagai pelanggan misterius yang selalu datang dan pergi tanpa banyak bicara. Tapi semakin sering Valen datang, semakin tumbuh rasa ingin tahu dalam dirinya. Kenapa seorang pria seperti Valen, yang tampak tidak peduli pada apa pun, begitu setia datang untuk membeli bunga? Sebuah interaksi kecil pun akhirnya mengubah segalanya. Dari sekadar penjual dan pembeli, mereka mulai mengenal satu sama lain-perlahan, tanpa paksaan. Valen yang kaku mulai terbuka, sementara Arta yang lembut belajar memahami pria yang tidak terbiasa menunjukkan emosinya. Namun, dunia mereka tetap berbeda. Sains dan bunga, logika dan emosi, dingin dan hangat. Apakah keduanya bisa menemukan titik temu di antara perbedaan yang begitu besar? Ataukah mereka hanya akan menjadi dua individu yang bertemu di satu persimpangan, lalu berpisah kembali?
You may also like
Slide 1 of 8
A Bouquet for the Scientist.  cover
Mantra Penghancur Moral cover
Just Friends | Jaemin ft. Zayyan cover
Endless Love (BLUESY)  cover
ASESINO ( Revisi ) cover
CEZALINE cover
Reina Escorpion {Eleanora} cover
Takdir Cinta Kita cover

A Bouquet for the Scientist.

20 parts Complete

Di sebuah kota Eropa yang berangin dingin, ada dua pria dari dunia yang sangat berbeda. Arta Adoriley, seorang pemilik toko bunga di pinggiran kota, menjalani hidup sederhana dan damai setelah bertahun-tahun berjuang melawan kerasnya dunia. Baginya, setiap bunga punya makna dan cerita-sesuatu yang bisa menghangatkan hati orang-orang. Di sisi lain, Valen Martin adalah seorang ilmuwan jenius yang dihormati sekaligus ditakuti. Dingin, pendiam, dan tidak peduli dengan dunia kecuali dalam bidang keilmuannya. Namun, setiap bulan, tanpa pernah absen, dia datang ke toko bunga Arta untuk membeli bunga putih-satu-satunya hal yang menunjukkan sisi manusiawinya, sebagai penghormatan kepada ayahnya yang telah tiada. Awalnya, Arta hanya melihatnya sebagai pelanggan misterius yang selalu datang dan pergi tanpa banyak bicara. Tapi semakin sering Valen datang, semakin tumbuh rasa ingin tahu dalam dirinya. Kenapa seorang pria seperti Valen, yang tampak tidak peduli pada apa pun, begitu setia datang untuk membeli bunga? Sebuah interaksi kecil pun akhirnya mengubah segalanya. Dari sekadar penjual dan pembeli, mereka mulai mengenal satu sama lain-perlahan, tanpa paksaan. Valen yang kaku mulai terbuka, sementara Arta yang lembut belajar memahami pria yang tidak terbiasa menunjukkan emosinya. Namun, dunia mereka tetap berbeda. Sains dan bunga, logika dan emosi, dingin dan hangat. Apakah keduanya bisa menemukan titik temu di antara perbedaan yang begitu besar? Ataukah mereka hanya akan menjadi dua individu yang bertemu di satu persimpangan, lalu berpisah kembali?