-catatan untuk senjaku-

-catatan untuk senjaku-

  • WpView
    Reads 2,872
  • WpVote
    Votes 101
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 15, 2018
Highest rank! #1 in fiksimini (13 agustus 2018) 'SENJA' itulah kata yang selalu buatku teringat akan dirimu. Yang selalu setia ku menunggu di ujung sore menuju malam. Ringkas catatan bahagiaku tentang indahnya dirimu. Dan tentu tak lepas dari sebuah godaan dan cobaan yang perlahan datang. Tak henti saja. Hingga akhirnya aku bertanya-tanya, apakah kisah kita akan berakhir dengan kebahagiaan layaknya sebuah dongeng ? Atau akan berakhir dengan kesedihan yang teramat dalam ? Entahlah, biarkan waktu yang menjawab semua.
All Rights Reserved
#171
fiksimini
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When You Love Yourself (Tamat)
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  • AURORA [END]
  • Harapan Bunga Terakhir
  • I Love You √
  • All The Things That Your Heart Never Heard
  • Langit.
  • Puisi: Aksara Bercerita
  • Cahaya [COMPLETED]
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}

[JUARA 1 KPLI WRITING MARATHON 2021] Tak ada yang benar-benar terlahir dengan sempurna ke dunia. Sesuatu yang tersorot indah oleh mata, tak mungkin terlepas dari cela. Begitupun sebaliknya, apa yang tersorot buruk oleh mata, pasti menyimpan pesona yang tak terduga. Berawal dari Ajeng--gadis biasa yang seringkali mendapat gunjingan mengenai penampilan. Tak lupa, paras pun turut andil menjadi titik utama penilaian. Ayolah! Kapan perspektif menyakitkan itu mereda? Ajeng yang semula diam, kini mulai berani untuk beranjak. Menumpas semua konspirasi yang menurutnya tak pantas dilontarkan. Juga menyadarkan bahwa penilaian kebanyakan orang tak selamanya benar. Juga, pertemuannya dengan Daniel--pemuda satu angkatan dengannya--selalu berujung pada perseteruan. Usaha-usaha yang Ajeng lakukan guna merubah sikap Daniel yang semena-mena justru tak dihiraukan dan dianggap sebagai angin lalu semata. "Kita ini orang biasa, orang miskin. Kamu nggak akan bisa melakukan apa yang kamu ingin. Sebagai orang biasa, kita harus sadar diri, Nak." Apakah Ajeng akan berhasil dengan tindakannya? Note : Cermatlah saat membaca, jangan sampai kau melewatkan pesan-pesan yang tersirat di setiap partnya. Pintar-pintar memilah kata, ambil yang baik-baik dan buang yang buruk-buruk. Copyright © 2020 Start : 1 Desember 2020. Finish : 24 Januari 2021. Revisi : ---- Design cover by me.

More details
WpActionLinkContent Guidelines