Cerebrum Cancer

Cerebrum Cancer

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 19, 2018
"Kak bintang, maaf baru tau perasaan kakak waktu aku dirumah sakit. Dan maaf juga aku ngak bisa bales perasaan kakak, mungkin bukan ngak bisa sih ngak keburu aja hehe. Dadah. Oh aku lupa! Bunga matahari itu dijaga ya kak aku sayang banget sama bunga matahari. Mungkin kakak juga bakalan disayang sama bunga matahari, hahaha. Garing ya?" Aku membaca surat itu sambil memegang bunga matahari pemberian Rendi, sahabatku sekaligus kakak dari gadis yang sangat aku cintai. Kali ini bulir air mata jatuh di pipiku. "Maaf mel. Maaf untuk segalanya"
All Rights Reserved
#88
amel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • " Believe me !! 💞 We will meet again...."
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • My HOPE (SELESAI)
  • Langit (&) Biru [Selesai]
  • Tentang Mu Bintang Ku
  • REDUP
  • Mentari Tanpa Sinar

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines