Story cover for The Tears by AdilPutera
The Tears
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 08, 2018
Cerita ini diangkat dari kisah nyata, yaitu sebuah kisah yg menceritakan seorang anak perempuan yg tenggelam dalam kesunyian. 
Kehidupanya dipenuhi dgn tekanan baik lahir maupun batin ,  dan yg paling mndalam adlh ketika kedua org tuay bercerai di usianya yg masih sangat belia yaitu  2 thn setengah.
walaupun pada saat itu ia blm mengerti apa2  tp pencerain itu sgt berpengaruh bagi psilologi dah kehidupanya.karna pencerain itu ia menjadi anak yg pendiam sampai ia tak memiliki satu pun teman 
hari-harinya berlalu dgn sangat datar dan hanya air mata yg mampu ia keluarkan.
Namun tdak! Setelah ia bertemu dgn seorg  yg  mmberitahunya bahwa ia tak lernah sendirian.masih ada bnyak org yg peduli kpdny dan dunia akan selalu menanti kehadiranya .yg harus ia lakukan adalah berjuang dan trs berjuang melawan ketakutan dan kesedihan.krn tugasnya menyalakan lilin bukan mencela kegelapan.

Dan seseorg itu adalah 
SAHABAT

THANKS FRIENDS
Kau telah mengajariku arti 
KEHIDUPAN.
♥♥♥♥♥♥♥♥♥
All Rights Reserved
Sign up to add The Tears to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
(Bukan) Keluarga by akulily_
29 parts Ongoing
Sequel 'Umi untuk Putraku' __________________________ Dulu, ia menikah dengan seorang duda berbuntut satu. Namun, sekarang ia men-janda. Tertinggal putra putrinya yang menjadi kunci ia bersemangat. Keduanya pula yang menjadi alasan kuat ia berusaha bangkit dalam kesenduan. Pikirnya semua akan baik ketika hatinya telah tertata apik setelah mengikhlaskan sedikit kepergian sang suami. Kenyataan berbanding terbalik. Awalnya semua baik, sangat baik. Sampai ia dijatuhkan oleh perasaan yang ia pikir baik. Semua kembali seperti dulu. Ketika ia dipinang almarhum sang suami dan memiliki putra sambung yang saat itu belum menerimanya. Ia harus berperang kembali merebut hati sang putra. Namun, bedanya tak ada sang suami yang menyemangatinya. Dengan hati yang masih berusaha mengikhlaskan almarhum sang suami, ia harus menggunakan sisa hatinya untuk melunakkan hati putranya yang tiba-tiba kembali mengeras entah karena apa. Ketika dulu sang suami melarangnya untuk bekerja, kini ia harus memaksa tulangnya untuk bekerja keras. Bukan hanya satu atau dua pekerjaan yang ia lakukan, tapi banyak pekerjaan yang dilakukannya. Tak ada waktu luang baginya. Hari-hari hanya ada kerja, kerja, dan kerja. Dengan menggendong sang putri ke mana pun langkahnya membawa. Semua demi sang putra yang berubah layaknya singa kelaparan. Pun dengan putrinya yang turut menjadi takut tiap kali melihat sang kakak. "Tak peduli badanku hanya tersisa tulang dan kulit. Apapun akan kulakukan untuk putraku." "Tak peduli badanku kurus kering tak terawat. Apapun akan kulakukan asal putriku bisa makan dengan kenyang." Kisah akan dimulai. Bagaimana single parent rapuh itu menjalani hidup barunya ...? SELAMAT MEMBACA:) Cover: Pinterest+Canva
You may also like
Slide 1 of 9
Kisah Dari Langit cover
Behind the Silence cover
(Bukan) Keluarga cover
Jodoh Kedua (END) cover
Haters and Lovers of Rain [END] cover
RAIN [END] cover
if tomorrow is dead,what would you do? cover
Rain Drops ( On Going ) cover
The Fate Of My Life (END)  cover

Kisah Dari Langit

12 parts Complete

Semesta bertasbih memuji keagungan Allah. Semesta bertasbih walaupun airin tidak tahu bagaimana caranya bertasbih. Tapi keyakinan itu selalu ada, bahwa semua yang ada di alam ini menyembah Allah, bergantung pada Allah. Setiap kisah dalam hidup ini adalah kisah tentang semesta yang tak berbatas. Tentang perasaan juga hati manusia. Tentang pikiran dan opini yang kadang tidak mau dikalahkan. Tentang ego yang kadang berada di tengah-tengah kita. Juga tentang manusia yang selalu ada menjawab setiap pertanyaan yang sudah lelah disembunyikan. Dia Airin. tidak punya bakat tapi punya hati tidak punya banyak materi tapi punya doa dia suka kalau malam, saat orang lain juga sedang ada di kamarnya membaca buku atau sekedar mengoperasikan alat komunikasi canggih yang bisa bikin manusia senyum-senyum sendiri. Juga mereka yang sedang berdoa meminta di mudahkan dalam menjalani hidup. Dia Airin. dia suka dengan cara semesta jadi wakil dari setiap perasaan yang gak bisa di sampai langsung. Angin yang berhembus serupa perasaannya Hujan yang tiba-tiba turun kalau sedang sedih Langit dengan warna berbeda pada waktu-waktu tertentu Dia Airin Kini percaya kalau tenang itu sangat dekat, kalau bahagia itu juga dekat. Dia percaya terima sama semua takdir Allah adalah jalan menuju keikhlasan dan ketenangan.