We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Virus : Don't Mess With The Blood

The Virus : Don't Mess With The Blood

  • WpView
    Reads 394
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 19, 2023
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Populasi dunia berkurang 40% dalam kurun waktu yang singkat. Seluruh pemimpin dunia dibuat khawatir dengan situasi darurat ini. World Health Organization atau akrab disebut WHO ini mulai meneliti dan menemukan sebuah virus jenis baru yang mereka sebut E+ Virus ini mampu meledakkan manusia dalam kurun waktu yang terbilang singkat. 7 hari dan menunjukkan beberapa ciri-ciri yang amat mencolok.Bahkan,WHO sendiri dibuat kewalahan. Akhirnya,3 orang siswa SMA ditunjuk untuk membantu menyelamatkan populasi dunia yang semakin berkurang setiap detiknya. Kunci kali ini berada pada alat yang dibawa oleh salah satu orang yang berada diantara 3 orang yang terpilih itu dan sebuah tower yang berada di wilayah pusat dunia,Greenwich. Jadi,berjalanlah dengan perlahan dan jangan sampai terciprat atau hidupmu dipastikan takkan lama lagi. Note: Terbit setiap antara hari Sabtu dan Minggu.
All Rights Reserved
#100
berdarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak: 31 Hari (Tamat)
  • Senior High School : Final Lesson - Survive or Die
  • 7 Days To Survive
  • Z-virus (LENGKAP)
  • BIOPOCALYPSE : Extinction
  • School scandal 1: Virus-J
  • UNDEAD ATTACK ✔
  • World Of Chaos
  • Biopocalypse
  • Unexpected Meeting: Farewell (Book 1)

Saat pandemi mayat hidup melanda Indonesia, sekelompok orang di Pemerintah berusaha mengumpulkan informasi melalui jejak para penyintas yang pernah (atau masih) bertahan hidup. Sembari melakukan tindakan evakuasi, akhirnya mereka dipertemukan dengan biang keladi bencana ini. Tak disangka, ternyata para pelaku sabotase memiliki kekuatan yang tak dapat diremehkan. Lantas, dapatkah Pemerintah menyelamatkan jiwa masyarakat yang tersisa? "Naluri buas keluar, empati menguap. Lari dan sembunyi tak lebih dari sekedar memperlambat kematian, karena mayat hidup bukanlah satu-satunya ancaman." ••• 🖋Cerita ini memiliki alur maju mundur dan sudut pandang dari banyak tokoh. 🖋Cerita ini mengandung unsur dewasa, kekerasan, dan konflik yang tidak dianjurkan untuk dibaca sendirian oleh pembaca di bawah 13 tahun. 🖋Update sesempatnya. 😏Selamat membaca😏

More details
WpActionLinkContent Guidelines