Fake Smile

Fake Smile

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 14, 2018
Percaya atau tidak, kehidupanku terasa berantakan. Perlahan - lahan ku rapikan wacana-wacana yang berserakan. Aku tau hidup adalah pilihan tanpa bisa kita memilih. Maka dari itu, hanya tinggal bagaimana kita bisa menjalani. Di saat aku merasa terpuruk, saat aku sudah pasrah, serasa menjadi orang paling lemah. Di saat itulah Allah mendatangkan seseorang yang bisa membuatku menjadi lebih kuat. Aku akan belajar lebih kuat, untuk tidak mengeluh setiap saat. Jika Allah menganggapku kuat dalam menjalani ujian ini, maka sesungguhnya Allah tidak pernah salah. Meskipun aku terjerumus ke tempat sesat, namun di hatiku masih diberikan sepercik rasa taat. Aku sangat berterima kasih akan rasa taat itu. Sehingga aku masih bisa merasakan dengan hati jika pikir dan fisikku sudah tidak mampu. Saat ini, tugasku hanya belajar. Tugas mulia yang kujalani untuk masa depan yang akan aku hadapi. Jika Allah berkehendak, maka berikanlah aku senyuman. Senyuman yang bisa membuat seseorang nyaman, membuat seseorang mendapatkan hiburan, memberikan orang lain kebahagiaan. Meskipun hatiku dalam keadaan remang. Dalam keadaan gelap sekalipun. Setidaknya aku bisa memberikan senyuman kebahagiaan, tanpa orang lain mengetahui apa yang sebenarnya aku rasakan. Karena aku masih percaya tuhan, maka Allah lah sebaik-baiknya untuk kita menggantungkan harapan.
All Rights Reserved
#824
history
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Abbashana ✓ [REVISI]
  • Akhir Kisah [SELESAI]
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Imam untuk Gladysa✓
  • jodoh dari allah
  • Raina Maramitha
  • Don't call it love!
  • Kamu [SELESAI]✔
  • SERIBU HADITS✓

Semuanya tak adil. Tapi setelah kamu datang, semuanya menjadi lebih menyenangkan karena kamu mengajarkan aku bagaimana cara ikhlas di setiap saat aku merasa bahwa dunia tak adil. Terimakasih Abbas, telah membawaku kembali kedalam ingatan yang pernah aku lupakan. Sebelum baca jangan lupa untuk selalu vote ya! Biar aku makin semangat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines