PENANTIAN

PENANTIAN

  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 1, 2018
Dear waktu, Kutuliskan sebuah kata rindu yang mewakili perasaanku. Perasaan yang seharusnya tidak lagi kurasakan saat ini. Perasaan yang tidak dapat kucegah lagi untuk terus menjalar diruang hati. Disini, Dihati kecilku. Masih jelas ukiran namamu yang kubuat saat ku mengenalmu. Masih kuingat percakapan-percakapanku padamu seminggu lalu. Masih kulihat jelas senyum indahmu yang mewarnai hariku. Dan masih kuingat pula, bahwa perkataan mu yang tidak akan meninggalkanku. Tetapi, Seolah takdir ingin menghukumku. Seolah rencana Tuhan lebih indah dari Ekspetasiku. Seolah harapan tidak berpihak kepadaku. Dan 'seolah-seolah' tersebutlah, yang membuatku kehilangan dirimu.
All Rights Reserved
#409
laura
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I HOPE [END]
  • HARUSKAH KU PERGI
  • DERSIK
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  • ABIELA (short story, finished)
  • Khayalku
  • Perfect Bad Boy
  • Waiting For You
  • Mengapa?[On Going]

"Sebenarnya kamu tahukan kalau aku sedang berjuang melawan kenyataan? Tapi kamu seakan menutup mata dan perasaan. Agar kamu tidak ingin menyakitiku dengan sebuah harapan. Tenanglah Pangeran... Aku akan menerima apapun yang kamu inginkan. Walau harus dengan melepaskan. Satu hal yang ingin aku sampaikan. Mencintaimu adalah sebuah ketulusan." ~~~~~ Terkadang aku ingin mundur dengan perasaan ini. Tapi, terkadang harapan muncul agar mau berjuang kembali. Karena tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti aku bisa bersama dengan mu. Semua tentang kamu aku menyukainya. Termasuk rasa sakit yang kamu berikan. Akankah Cerita kita berakhir Happy Ending? -Ivania Vandela-

More details
WpActionLinkContent Guidelines