PENANTIAN

PENANTIAN

  • WpView
    Reads 259
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 1, 2018
Dear waktu, Kutuliskan sebuah kata rindu yang mewakili perasaanku. Perasaan yang seharusnya tidak lagi kurasakan saat ini. Perasaan yang tidak dapat kucegah lagi untuk terus menjalar diruang hati. Disini, Dihati kecilku. Masih jelas ukiran namamu yang kubuat saat ku mengenalmu. Masih kuingat percakapan-percakapanku padamu seminggu lalu. Masih kulihat jelas senyum indahmu yang mewarnai hariku. Dan masih kuingat pula, bahwa perkataan mu yang tidak akan meninggalkanku. Tetapi, Seolah takdir ingin menghukumku. Seolah rencana Tuhan lebih indah dari Ekspetasiku. Seolah harapan tidak berpihak kepadaku. Dan 'seolah-seolah' tersebutlah, yang membuatku kehilangan dirimu.
All Rights Reserved
#572
penantian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HARUSKAH KU PERGI
  • Unforgettable [Completed]
  • ABIELA (short story, finished)
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  • Khayalku
  • Waiting For You
  • Arkara [PROSES REVISI]
  • Untuk, Abadi | Completed ✔
  • DERSIK

Ketika cinta datang aku menolaknya dan ketika ia pergi aku baru menyadari bahwa pentingnya arti menghargai. Bolehkah aku egois? sejenak saja, memikirkan perasaanku tanpa ada embel-embel pengorbanan. Bolehkah aku sedikit berharap? agar bisa bersamanya menatap hari indah, menua bersama dipenghujung asa. Bolehkah aku berhenti? Disuatu titik dimana rasa itu mulai merekah. Bolehkah ku minta bersamamu lagi? mengulang kenangan yang pernah terhenti karna rasa diri belum mengerti. Bolehkah ku meminta menghapus keraguan yang sempat tertanam hingga rasaku mulai goyah tak tentu arah? Bolehkah ku meminta menarik segala ucapan ku untuk pergi darimu meskipun ku tak mau? Tapi itu semua hanya khayal ku menahan segala rasa rindu yang bersemayam dikalbu Atas dasar bersalahku meninggalkan mu dan memilih menutup mata untuk segala rasa sakit yang tak kau tahu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines