Aku selalu mengekorinya sambil memberikan jarak tertentu di antara kami. Memperhatikannya dari jauh, melihat tawanya, wajah seriusnya, dan dukanya. Namun aku? Sekedar memanggil namanya pun aku tak bisa.
Hingga suatu hari, iris hitamnya menemukan diriku.
Cover by @kilanpowa (disclaimer, aku mager banget bikin cover yang bagus--dan nyari/nyolong gambar yang sesuai sama ceritanya since gamau berabe jadi drama--jadi nikmati saja dahulu gambar random yang kupergunakan sebagai cover cerita ini, ehe.