Alea
  • WpView
    Odsłon 36
  • WpVote
    Głosy 6
  • WpPart
    Części 3
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja niedz., cze 17, 2018
Langit sore kala itu menampilkan senja yang tak akan pernah dilupa. Senja yang datang sebelum malam, senja yang indah sebelum temaram.Senja yang datang disudahi dengan goresan. Ketika kesetiaan diragukan, ketika kekuatan cinta dipertanyakan. Apa jawaban yang tepat untuk mengatasi masalah dua insan yang belum bisa ditakdirkan bersama ?
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#858
alea
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • ALENA SHANKARA AZELA
  • Cerita dari Senja
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • senja untuk langit
  • Langit Senja
  • BIANGLALA SENJA
  • LANGIT TANPA KATA
  • Nothing Vain Love
  • ARESKA [ON GOING]
  • LAUT DAN SENJA || LuRah || (END)

Alena Shankara Azela, seorang gadis yang bermimpi menjadi seniman, terjebak dalam dunia tanpa kasih sayang dari ayahnya. Ketidakpastian dan keputusasaan menghantuinya hingga ia bertemu Langit, yang membangkitkan semangatnya untuk bertransformasi. Namun, cinta tak semudah itu; ia harus bersaing dengan sahabatnya sendiri untuk mendapatkan perhatian Langit, dan memilih mengalah demi persahabatan. Di saat terpuruk, Alena berjumpa dengan Nabastala, seorang pemuda yang mengajarkannya arti sejati kebahagiaan dan keyakinan. Bersama Nabastala, Alena di bawa ke dalam perjalanan menemukan cinta, persahabatan, dan berjuang untuk mengatasi rintangan. Dalam perjalanan penuh warna ini, akankah Alena menemukan jalan menuju impiannya dan menyentuh jiwanya yang terdalam? Temukan jawabannya dalam kisah penuh haru dan inspirasi ini "Alasan kamu selalu gagal gambar aku, karena kamu belum mencintai ku kan?!" tanya Abas sambil menatap Alena lekat. Alena diam sejenak dan memikirkan jawaban. "Untuk menggambar sebuah objek, kita harus memperhatikan setiap detailnya. Apalagi bagian mata itu sangat berpengaruh! Aku belum bisa gambar bagian mata kamu" jawab Alena. Bagaimana bisa? sedangkan, terlalu lama menatap mata indahnya saja aku tidak mampu. "Itu bukan jawaban, Al! Itu alasan" tegas Abas. Alena menunduk mendengar itu. "Mungkin dulu kamu berfikir aku tidak bisa menggambarmu, karena aku belum bisa mencintaimu. Tapi sekarang lihatlah, seluruh dunia harus tahu, bahwa aku sangat-sangat mencintaimu Nabastala. Selamat berkelana. Selamat abadi dalam karyaku, Nabastala Sagara."

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści