Tak Pantas Ku Merindu

Tak Pantas Ku Merindu

  • WpView
    Membaca 39,807
  • WpVote
    Vote 3,495
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 9, 2019
Bercerita tentang laki-laki bernama 'Rahman Qolbi' berusia 19 tahun, mempunyai hobi menulis, tiba-tiba bertemu dengan sosok perempuan misterius saat di stasiun salah satu kota yang dijuluki kota hujan di Indonesia, dikarenakan pada saat itu Qolbi banyak mengeluh saat hujan tiba. . "Hujan itu anugrah.." kata perempuan tersebut. Sontak Qolbi kaget dan penasaran siapakah perempuan itu, saat Qolbi menoleh, perempuan itu telah berlalu meninggalkan Qolbi. Siapakah sosok perempuan tersebut yang membuat Qolbi penasaran akan kemisteriusannya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#26
quran
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • My Little Student (SELESAI)
  • Adam Ajari Aku Hijrah [TERBIT]
  • Ya Rabb Beri Kami Hidayah-Mu
  • Ketika Senja Berkata Cinta (TERLARIS di Google Playbook)
  • Lelaki Untuk Kayla (Tamat)
  • sebuah lentera
  • this is the story of my life - Afshenna Yara Carlotta
  • Kisah Cinta Santri
  • Cinta Ikhlas
  • D.I.A - Ketika Cinta

TAMAT Uhibbuki mitslamaa anti Uhibbuki Kaifama kunti Aku mencintaimu apa pun dirimu, Aku mencintaimu bagaimanapun keadaanmu. Wa mahma kaana mahmaa shooro Anti Habiibati anti Apa pun yang terjadi dan kapan pun, Engkaulah cintaku. ---Zaujatii--- Ini hanya kisahku. Seorang wanita yang menanti jodohnya. Namun 7 kali aku berusaha menjalin hubungan dengan laki-laki, 7 kali pula kandas. Tapi belakangan ada yang aneh dengan sikap Virga. Remaja 19 tahun, yang tak lain murid bimbelku sendiri. Tatapannya berubah setiap kali melihatku. Bukan lagi tatapan hormat seorang murid pada gurunya. Tapi tatapan seorang laki-laki pada wanitanya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan