I AM FOOL?  [ON GOING]

I AM FOOL? [ON GOING]

  • WpView
    Membaca 542
  • WpVote
    Vote 69
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Sep 7, 2021
Kehidupan Adena yang dari dulu terasa biasa saja, seketika berubah semenjak ia masuk SMA. "Dena, Sean foto berdua dong!" Suruh Alisa ke Adena dan Sean. Dena dan Sean hanya diam, mungkin karena canggung. "Ayo dong masa udah mau 3 tahun sekelas gak pernah foto bareng sih." Paksa Alisa sambil menarik tangan Dena dan Sean agar segera bergaya untuk difoto. Dena dan Sean saling menatap satu sama lain, seperti orang yang sedang mati gaya. "Deketan dong jangan kayak orang slek." Suruh Alisa lagi. Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang sedari tadi memperhatikan dua sejoli itu dengan tatapan yang sulit dijelaskan. *** Tak mau kecewa, tapi senangnya memelihara luka. Sudah kelelahan, tapi maunya bertahan. Selalu tersakiti, tapi tidak mau di akhiri. Sudah tau tak mungkin, tapi selalu yakin. -Bodoh-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#63
reality
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Keano
  • NADINE (Completed)✔✅
  • ALATAS
  • Nadine
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • KEPERGIAN SENJA
  • Alisa's Story
  • Imperfection : Trapped With Troublemakers✓ [Republish+Remake]
  • AlfaNada
Keano

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan