Kota Tanpa Adanya Diriku

Kota Tanpa Adanya Diriku

  • WpView
    Leituras 19
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, jun 22, 2018
Tidak terasa saat ini akhirnya tiba juga, saat dimana aku harus meninggalkan kota ini. Aku bertanya pada diriku, "apa yang akan terjadi pada kota tanpa adanya diriku ini ya?". 12 tahun telah berlalu semenjak hari itu. Hari dimana pertama kalinya aku menginjakkan kakiku di kota ini. Tidak, atau mungkin itu adalah yang kedua, ketiga, atau keempat kalinya aku pun tidak tau sama sekali. Entah mengapa rasanya aku tidak bisa mengingat apapun sebelum berada kota ini. Namun satu hal yang aku ketahui, ketika aku menginjakkan kakiku di kota ini, kehidupanku, kenanganku, semuanya telah dimulai dari awal. Hari demi hari aku lalui bersama keluarga, teman-teman, dan orang-orang yang aku sayangi. Banyak sekali kenangan yang selalu aku kenang, aku ingat, dan aku ceritakan kembali kepada orang lain ketika aku tidak lagi berada di kota ini.
Todos os Direitos Reservados
#640
memories
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • in ROOM
  • Mas Duda
  • Bulan & Sunny: Toilet Misteri di Lantai Dua
  • MEMORI
  • Sepucuk Rindu
  • Who I am?
  • FALLING IN LOVE
  • FAMILY? [END]
  • JnB [JonBa] | 2 Kota ini?
in ROOM

Apa yang kau lakukan jika setiap harinya kau terbangun di ruangan yang tidak kau kenal di dalam sebuah fasilitas layaknya seorang pasien-tahanan? Apa yang kau lakukan jika ada rentang memori yang hilang dalam benakmu? Apa yang kau lakukan jika kegiatanmu dalam delapan jam kedepan akan kau lupakan meski kau tak berniat untuk itu? Dan apa yang kau lakukan jika petunjuk yang kau punya hanya tiga kalimat yang terus berdengung dalam kepalamu, 'Ada sesuatu ditubuhmu.' 'Kau lihat, jangka waktu memorinya hanya sekitar tujuh jam.' 'Terlalu berbahaya membedah otaknya.' Aku mengalaminya... Entah berapa tahun aku seperti ini, dan aku bahkan tak pernah melihat wajahku lagi sama sekali. Tidak ada cermin, tidak ada petunjuk waktu yang jelas, dan tidak ada istriku disini. Dan itu terjadi hari demi hari. Hingga suatu hari, kesempatan untuk 'cari tahu' itu datang.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo