MURIDAYO (GXG)

MURIDAYO (GXG)

  • WpView
    Reads 1,506
  • WpVote
    Votes 214
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 22, 2023
"Ve maukah kamu jadi pacarku?" Teriaknya di lorong sekolah penuh dengan murid-murid yang berkumpul. "Mustahil gue jadi pacar lo, karna sampai kapanpun gua nggak akan sudi sama lo." Balas cewek yang bernama Ve . Setelah mengatakan itu Ve melenggang meninggalkan keramaian dan meninggalkan seseorang yang baru saja menembaknya. "Stop Nal, udah lebih dari 5X lo nembak dia. Mundur nal, dari pada bikin lo sakit hati." Cewek yang bernama Kinal itu berusaha tersenyum meskipun hatinya perih "Gue nggak akan nyerah buat dapetin dia Je. Seribukali dia nolak gue, gua nggak akan mundur. Meskipun gue harus sakit hati" cewek yang bernama Jeje hanya bisa menghela nafas pasrah. . . °°° • Mengandung unsur LBGT mohon kebijaksanaannya. • Homopobic di Mohon jangan membaca. • Area GXG Copyright © 2022 by Veve_gex Status On Going
All Rights Reserved
#189
lesbian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Icy Girl (COMPLETED)
  • 𝐋𝐨𝐯𝐞 𝐒𝐭𝐫𝐮𝐠𝐠𝐥𝐞 ✔
  • The Secret of Us (GxG)
  • 11 MIPA 3
  • The Butterfly's Secret {GXG}
  • My Crush [ END ]
  • The Moon For The Ocean (gxg)
  • Eureka!
  • 2J [Jeva dan Jevian]

Siapa sangka, pertemuanku dengan seorang perempuan berwajah dingin justru membuat hatiku terasa hangat? Aku selalu percaya bahwa kebahagiaan bisa diraih jika aku terus mempertahankan orang yang kucintai. Tapi tak kusangka, seseorang yang selama ini kupuja justru memilih meninggalkanku tanpa ragu. Luka itu dalam, begitu dalam hingga aku nyaris tenggelam dalam kesedihan dan amarah. Lalu, dia datang. Perempuan dengan sorot mata tajam dan sikap seolah tak peduli pada dunia. Dia bukan tipe yang menghibur dengan kata-kata manis atau pelukan penuh simpati. Namun, entah bagaimana, kehadirannya membuatku perlahan bangkit. Dengan caranya yang dingin namun terkesan tulus, dia mengajariku sesuatu yang tak pernah kusadari-bahwa merelakan seseorang bukan berarti kehilangan, melainkan kesempatan untuk menemukan kembali arti cinta yang sesungguhnya. Tapi benarkah dia hanya datang untuk menyembuhkanku? Ataukah, tanpa kusadari, aku justru mulai menginginkan dirinya lebih dari sekadar penyembuh luka? Start : 15 November 2024 End : -

More details
WpActionLinkContent Guidelines