Strange Love

Strange Love

  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 13, 2018
[ Ini cerita amburadul ] "Siapa suruh jadiin gue anak lo? Gue juga gak pernah mau ada disini. Kalo gue gak sayang sama diri gue sendiri. Gue lebih milih mati daripada harus ada disini!". Wanita ini aneh. Ia selalu tertutup. Ia pendiam. Namun, ia bisa juga berubah menjadi galak. Di sisi lain, dia itu wanita yang rapuh, lemah, dan cengeng. Ya,dia adalah Drim Syafaqha Zierion. Hmm.. Kalo udah deket sama pawangnya, pasti dia berubah jadi wanita yang lebih sabar dan manis. Kira-kira siapa pawangnya yaaa? .... Mempunya masa lalu yang tak sedap. Pria ini menutupi setiap lukanya dengan senyuman. Ia memiliki kepeduliannya. "Selagi aku masih bisa memberi perhatian, kenapa enggak? Aku juga gak mau mereka sampai ngerasain hal yang sama." Dearron Azka Luthamma. Dia paling tidak bisa melihat seorang wanita menangis di hadapannya. "Air mata itu hanya rekayasa. Air mata tak bisa menyelesaikan semuanya. Nangis atau pun tidaknya seseorang dalam menghadapi masalah, pasti akan tetap sama jika ia tidak mau berusaha."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • Swan's Last Pirouette
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Love Or Whatnot (FIN)
  • DANADYAKSA
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Tidak ada yang pernah mendengar teriakku
  • obsesi seorang mantan pacar
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • (COMPLETE) UAJC Tiara Baron ( Untuk Apa Jatuh Cinta )

"Momen seperti itu sudah jadi mimpi buatku," Ayahku telah tiada, dan kenangan itu tak akan kembali. Namun, di tengah rasa sakit itu, Jea tetap bersyukur. Masih ada ibu yang selalu ada untuk Jea. Beliau seperti punya dua peran dalam hidupku-seorang ibu dan seorang ayah sekaligus. Ibu selalu mewarnai kehidupan anaknya, walaupun terkadang kami suka bertengkar sambil bercanda dalam hal-hal kecil. Tapi Jenna hanya bisa berharap, semoga ibu panjang umur dan sehat selalu. Melihat ibu seperti itu membuat Jea sadar, hidup ini mungkin tidak akan selalu adil, tapi ia punya alasan untuk tetap kuat. Setiap tawa yang ibu bagikan, setiap lelah yang dia sembunyikan, semuanya mengajarkan untuk terus berjalan, meski kadang langkahku terasa berat. Jea sadar, momen seperti di kantin tadi mungkin bukan untuknya, tapi Jea tak akan membiarkan dirinya terus terjebak dalam rasa kehilangan. Karena ada ibu yang selalu berjuang untuk kebahagiaan Jea. "Dan jika ayah dulu adalah pelindung di masa kecilku, sekarang ibu adalah pelita yang menerangi masa depanku" Batin Jea. "Jujur, aku iri sama mereka". • • • • • • Aku hanya anak kecil yang ditinggal oleh Ayah pergi jauh dan tak akan kembali ke dunia ini. -Jeanna Azarina- Ayah, anakmu sudah dewasa sekarang apakah tidak rindu? Apakah Ayah masih ingat wajah anakmu yang mirip sekali dengan Ayah. -Jeanna Azarina- Ayah, aku sangat merindukanmu sangat ingin memelukmu dan banyak hal yang ingin aku bicarakan kepadamu tapi kapan? -Jeanna Azarina- Walaupun aku kehilangan figur seorang Ayah tapi, kalau bukan ini takdirnya mungkin aku tidak bisa kuat dan bertahan sampai detik ini. -Jeanna Azarina- Aku ingin sekali merasakan memanggil Ayah berkali-kali didalam rumah kemudian, ayah menghampiri dan memelukku erat. -Jeanna Azarina- #Kisah nyata penulis #DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK

More details
WpActionLinkContent Guidelines