Story cover for Teduh kata by Yunnisipahutarr
Teduh kata
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jun 11, 2018
Aku pernah berkelana,melewati panas terik.
Akhrinya aku patah,lalu aku menulis,aku menulis sebanyak aku patah.
Mari baca,kan ku bawa kau berteduh.
All Rights Reserved
Sign up to add Teduh kata to your library and receive updates
or
#706puisicinta
Content Guidelines
You may also like
Aksara Tak Bertuan  by cahayakamila24
25 parts Complete
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
You may also like
Slide 1 of 10
TENTANG RASA cover
Memori (End)  cover
ROMANSA KATA cover
Segala Tentangmu ❝ cover
Andai bisa cover
Aksara Tak Bertuan  cover
Menanti dalam istiqomah  cover
KELUH cover
Sekumpulan Sajak yang Berkisah cover
Diam cover

TENTANG RASA

92 parts Complete Mature

[Follow dulu yah bestie 😘] Puisi adalah seni mengabadikan rasa. Rasa bahagia Rasa sedih Rasa suka Rasa duka Rasa yang dititipkan semesta pada hati yang tak saling meyakinkan. Lewat puisi aku mencoba mengabadikan kerinduan bersama senja yang merekah di ujung penantian. Melompati batas waktu tuk temukan titik pasti bahwa dirimu tercipta untukku. Lewat puisi aku mencintai dan jatuh cinta padamu. Lewat puisi aku mengucapkan miliaran terima kasih kepada semesta yang sudah mengikhlaskan dirinya berulang-ulang kusebut dalam sajak-sajakku. Akhirnya untukmu kutuntaskan kiasan yang menceritakan tentangmu. Tentang rasaku padamu. Sukamu dukamu rindumu lukamu dan semua hal yang berkaitan tentangmu. Sudah itu saja. Dimulai: 2020 (Purwadadi, Subang, Jawa Barat) Berakhir: 2022 (Lembang, Bandung, Jawa Barat) Sekian dan terima kasih Peluk hangat dari jauh untuk kalian semua 🥰