Become an Antagonist Lady

Become an Antagonist Lady

  • WpView
    LECTURES 1,831,490
  • WpVote
    Votes 51,465
  • WpPart
    Chapitres 21
WpMetadataReadTerminé dim., avr. 26, 2026
Bagaimana rasanya jika kau terbangun di raga tokoh yang paling kau benci dalam sebuah novel? Yup. Begitulah yang Milla Seliya rasakan, ketika ia terbangun sebagai Trisya Aurila Lovatta, tokoh antagonis dalam sebuah novel berjudul "Lady Rania and The Prince". Dalam novel tersebut, Trisya yang licik itu akhirnya mati di tangan tunangan yang amat ia cintai, Pangeran Terry setelah terbukti mencelakai keluarga Lady Rania. Lantas, sanggupkah Milla mengubah alur cerita agar dirinya bisa bertahan hidup lebih lama di dunia novel ini? "Sialan! Di antara semua tokoh dalam novel, kenapa aku harus terjebak menjadi Trisya si gadis ular yang berakhir menyedihkan ini? Tidak! Pokoknya aku harus mengubah alur cerita ini, dan jangan sampai aku jatuh cinta pada Pangeran Terry," gumam Milla. "Bukankah kamu tunanganku? Bukankah sebaiknya kamu berada di sampingku, dibanding berdekatan dengan pria lain?" - Pangeran Terry. #1 fiksiremaja 24/05/25 #2 chicklit 20/06/25 #19 roman 12/06/23 #12 romance 19/06/23 #1 fiksiumum 12/06/23 #2 fiksisejarah 12/06/23
Tous Droits Réservés
#4
takdir
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • FUCHSIA' : Becoming a Noble Lady [END]
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • THE PRINCESS ANTAGONIS [How about me?]
  • I Became The Antagonist
  • Shadows of the Main Story
  • Time Won't Fly : The Place We Can't Be Found [END]
  • ANDROMEDA (END)
  • Reinkarnasi Sang Antagonis (TERBIT)
  • Alefandra
  • Life: Of The Fantasy World
  • Transmigrasi Queen Amoora [ END ]
  • Night Start's [On Going]
  • TWO PRINCESSES
  • Transmigrasi? Kok aku jadi iparnya? (Hiatus)
  • Aku Akan Menjadi Antagonis Untuk Mu
  • Amaira: The Antagonist
  • Green Jewel [Selesai]
  • Rewriting The Antagonist Fate
  • Abyss of Love [REVISI]

Bagaimana rasanya jika kamu mendapat kehidupan baru di dunia baru juga setelah meninggal dunia? Senang? Atau tidak? . . . Semua hal yang terjadi pasti memiliki alasan. Termasuk kejadian-kejadian yang terjadi di dalam novel fantasi seperti transmigrasi. Balas dendam, tidak rela dengan takdirnya yang berakhir, dan alasan-alasan lainnya, itu yang biasanya membuat mereka mengalami transmigrasi, reinkarnasi, dan kesempatan kehidupan keduanya. Tapi bagaimana jika seseorang yang sudah menerima kematiannya dan tidak memiliki dendam apapun masih diberikan kesempatan kedua untuk hidup oleh tuhan? Bukankah itu sedikit membuatnya bingung? Belum lagi tubuh yang ditempatinya tidak memberikan ingatan apapun, atau dunia yang ia tempati tidak memberikan kepastian yang jelas. Apakah jiwanya akan terus hidup di dalam tubuh barunya itu selamanya, ataukah hanya sementara dan tubuh itu akan kembali dimiliki oleh jiwanya yang asli. Dia tidak tahu. Azilia, seorang wanita yang meninggal dunia karena sebuah kecelakaan yang tidak disengaja, membuatnya menikmati waktu-waktu terakhirnya di rumah sakit dengan kondisi yang dinyatakan vegetatif. Belum satu hari Azilia bangun dari tidurnya, lagi-lagi dibuat kembali tertidur oleh Tuhannya. Tertidur selamanya. Tapi saat Azilia kembali membuka mata, bukan rumah sakit, surga atau pun neraka yang ia tempati, melainkan ruangan mewah dengan arsitektur yang sangat asing baginya. Jika begini, apakah artinya Azilia diberikan kesempatan untuk kembali menjalani hidupnya? Apakah Azilia juga akan mengerti, kenapa Tuhan memberinya kesempatan kedua? Jawabanya, semua itu bisa diketahui setelah Azilia menjalani kehidupannya kembali, kan? . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu