Middle Schooler

Middle Schooler

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 14, 2018
Welcome! 👋 Jadi ini cerita tentang cuplikan kehidupan absurd seorang Regan, gadis labil yang selalu ingin dapet kehidupan 'Perfect' yang hanya sebatas mimpi baginya. Buat dia, hari-hari penuh cekcok dengan Kana, kakaknya sudah yang terburuk dari yang terburuk. Ditambah harus beradaptasi di lingkungan baru dengan suasana dan sosok-sosok baru di tahun pertama masuk smp adalah yang paling menyebalkan. ***** Ini adalah salah satu cerita pertamaku sebagai anggota yang bisa dibilang baru di dunia Wattpad. Disini ceritanya aku bikin dengan bahasa semi-baku. Semoga ga bosenin ya hehehee... mohon dimaklumi atas typo dan sebangsanya. Jangan lupa juga buat tinggalin Vomment and kritik sarannya ya gengs :) Regards, Ras ❤
All Rights Reserved
#23
kana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mine [SELESAI] ✔
  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • GALANG [SELESAI]
  • Airka: My Queen Bullying
  • My Annoying Brother [END]
  • Possessive Badboy [END]
  • UNIDADE [COMPLETED]
  • I Am Waiting For You { THE END } ✔
  • KAYANA

PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines