My Alpa [END]

My Alpa [END]

  • WpView
    Reads 7,163
  • WpVote
    Votes 485
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 28, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Puluhan, ratusan, bahkan ribuan siluman 'baik' mati sia sia di hadapannya. Mily, sang pewaris tunggal anggota klan penjaga siluman itu hampir mati putus asa. Hanya tersisa sedikit dari mereka yang masih hidup. Termasuk Alpa si siluman serigala terakhir di dunia yang sangat berharga baginya. Semua ini gara gara ritual klan ghaib sialan itu. Nyawa Mily bahkan sudah bisa di hitung dengan menit. Mampukah dia melindungi spesies siluman 'baik' yang tersisa dengan sisa nyawanya itu ? (人 •͈ᴗ•͈) mohon dimaklumi ya typo nya. Cerita ini sudah tamat, dan masih revisi di laptop dalam bentuk naskah novel ヘ( ̄ω ̄ヘ) "Bakal terbit jadi buku gak ?" (~‾▿‾)~ Ya, semoga saja....
All Rights Reserved
#427
siluman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Moonlight [ REVISI ]
  • Starlight [ complete ]
  • Elementer's (END)
  • My Naughty Mate ✅
  • My Doctor My Bodyguard (End)
  • My Mate Is Little Wife (Selesai)
  • [1] Other Side My Mate ✓ [D.R.E.A.M.E]
  • [✔] HEALER WOLF
  •  Eight Magical Compass (LENGKAP)

#3 werewolf Agustus 2019 #3 werewolf Desember 2019 "Kau tidak bisa menghindari takdir, apa kau masih tidak mengerti bahwa kita terikat?" "Tidak, aku tidak pernah percaya hal semacam itu." "Sampai kapan kau akan menghindari ku? Apa kah aku tidak lebih dari ramalan yang harus kau penuhi?" "Tolong, sekali saja. Apakah aku... Bisa menjadi pilihan mu untuk terakhir kalinya?" • Ada sebuah pepatah yang mengatakan... Jika dunia ini palsu, maka kedamaian tidak akan pernah tercapai atas konflik yang tiada akhir. Tidak ada kebahagiaan dan kedamaian sejati, sampai dunia ini berakhir sepenuhnya. Ketika semesta terancam hancur berkali-kali, mereka yang memijak langit tidak merasa gentar ataupun berbelas kasih mengulur tangan ke bawah demi menolong mereka yang di bumi. Orang-orang menangis, menjerit dan mati tanpa arti seperti layu nya daun dalam kobaran api menyala. Apakah, kutukan keabadian ini tidak akan pernah berakhir? Mereka yang terpilih, adalah orang-orang yang dilahirkan di bumi, namun mampu meraih kekuatan untuk mengguncang langit, dan sekali lagi memeluk dunia daripada para dewa. Mereka hidup, dan terus menunggu hari itu tiba, sekalipun generasi berubah-ubah dan jaman mengikis belas kasihnya... Ini adalah, awal dari mereka yang dunia nya tidak pernah tertidur. © copyrighted by koreniverse, Indonesia. Febuari 7 2019 Dont copy my story, this is real and pure of my imagination. You should know what the risk for plagiarism ;) Plagiat? God of justice are waiting for you Tolong tinggalkan jejak, terimakasih ✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines