Bintang di penghujung malam

Bintang di penghujung malam

  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 13, 2018
WpInfo
Fiction
Mystery
Dia si penikmat bintang ☆ entah apa yang selalu dia pikirkan setiap malam tiba,sambil duduk di rumah pohon dengan di temani sehelai selimut yang ia bawa dari kamarnya. Rumah pohon yang dia buat waktu masa kecilnya bersama ayahnya sebelum kecelakaan yang telah merenggut seorang ayah dari putri tercintanya. ** Dia lah Husna syafiqoh,sebelum kepergian ayahanda tercinta,ia seorang anak yang aktiv,dan suka menari dan bernyanyi.namun kini nyanyian tawa nya berubah menjadi duka air mata. Seketika dia pun ikut berubah,dulu dia sangat ceria sekarng dia justru murung dan sering menyendiri. Sekarang ia juga tidak ingin bernyanyi karna nyanyian mengingatkan nya pada ayah tercinta. ** Namun setelah kedatangan Reyhan Ramadhan semua berubah 380° dari sebelumnya. Hidupnya lebih berwarna.
All Rights Reserved
#15
husna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Perfect Duda [Season 2]
  • Constellations From The Room
  • ALFHALETT
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Di Pergantian Musim

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines