Morning, Devan!

Morning, Devan!

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 3, 2020
Jika kamu diibaratkan waktu, aku yakin itu adalah pagi. Jika kamu diibaratkan benda, aku yakin itu adalah matahari. Tapi jika kamu diibaratkan perasaan, aku ragu kalau itu bahagia. Kamu itu hangat, juga dingin di saat yang sama. Kamu itu jingga, juga kelabu di saat yang sama. Aku mencintaimu, juga membencimu di saat yang sama. Aku harap kamu sadar. Bukan semesta yang menolakmu, tapi kamu lah yang menolak kehadiran mereka. ''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' Devan Inathan Ardhani. Cowok paling nyebelin seantero dunia bagi Agatha Lisshya Jova. Mobil mogok depan gedung setengah jadi itu merupakan satu kesialan bagi Agatha. Ditambah lagi itu adalah awal pertemuan nya dengan cowok sok keren yang ternyata satu sekolah dengannya. Dan sejak itu Devan jadi mengikuti kemanapun Agatha pergi. Agatha selalu berharap terbangun dari mimpi buruknya ini, tapi sial baginya karena ini bukan mimpi! Ganteng, pintar, iseng, menyebalkan. Itulah cara Agatha mendeskripsikan Devan. Menjadi pentolan di sekolah sejak menjadi murid baru, Agatha merasa sangat risih kalau harus selalu berurusan dengan Devan. Ditambah lagi perjanjiannya dengan Devan yang memaksa nya untuk selalu bertemu dengan cowok itu. Agatha selalu tidak suka menjadi pusat perhatian, tapi Devan sebaliknya. "Hai" Katanya. "Apa lagi sih" Kataku. "Hari ini kita kencan kemana cantik?" Dia merangkulku. "Lepas." "Hehehe" Dia ketawa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat Jadi Cinta [ENDING]
  • Important Figuran (END)
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Cool Boy Vs Cool Girl [Completed]
  • Snow Man (ON GOING)
  • DAKSA [END]
  • Impossible
  • ARGLADIS
  • Devan Dan Devina [Completed]

"Lo bukan mantan nya Arvin?" tanya Devan kepada Arisha "Lo siapa? kenal juga ngga" ucap Arisha balik tanya kepada Devan "Gue Devan, pacar lo tentu nya" jawab Devan semangat "Sejak kapan gue jadi pacar lo?" tanya Arisha seraya menaik turunkan alisnya menatap Devan sinis "Nanti ada saat nya gue nembak lo, ada saat nya lo gamau kehilangan gue, ada saat nya lo bucin sama gue, gue bakal naklukin lo, apa pun cara nya, tunggu tanggal main gue" ucap Devan lalu pergi meninggalkan Arisha "Ck! Dasar cowo aneh bisa bisa nya dia bilang begitu sama gue, coba aja taklukin gue kalo bisa" ucap Arisha seraya melangkah kan kaki nya pergi ke kelas Akan kah Arisha dan Devan bersatu? Stay tune cerita nya ya gais, semua keputusan ada di tangan author tercantik, baik hati, dan tidak suka menyiksa tokoh fiksi nya sendiri {call me wa} {biasakan sebelum baca follow akun wp aku} {sesudah follow akun aku, jangan lupa baca ceritanya, tinggalkan jejak dengan cara follow, vote, komen, sebanyak-banyaknya} {aku sayang kalian banyak-banyak} ❤❤❤ {tidak menerima plagiat cerita aku!} {dilarang mencopy paste cerita aku!}

More details
WpActionLinkContent Guidelines