We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Amazing Girl (TAG)

The Amazing Girl (TAG)

  • WpView
    Reads 1,049
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 2, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Fannie seorang gadis cantik, yang ikut tanding taekwondo dunia di korea. Karena tendangan lawannya pada saat tanding yang membuat fannie koma selama 3 hari.. Ditemani sang pacar tercinta Ray.. Yang sangat teramat menyayangi fannie. . . . Cerita ini melibat kan foto2 a pink, gfriends, anime korea, dan foto taekwondo sebagai media sarana pendukung cerita nya.. Yang penasaran yukk bacaaa... Dan janga lupa follow akun aku yaa, so jangan lupa juga utk kasih dukungan suara sama komen dari kalian gaizz Thank u gaizz😘💙💙
All Rights Reserved
#179
apink
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You, But ... ✓
  • Enemate • Jjk
  • YES!! CAPTAIN.
  • Painting Of 6 Women
  • EVERYTIME - baekyeon (Happy Ending) ☆ Baekhyun Taeyeon ☆
  •  SEXS TIME 🏳️‍🌈🔞
  • My Husband is an Idol
  • THE SECRET OF SACRED

Orang-orang berpikir Lee Seokmin adalah cowok yang Yuna suka dan Kwon Soonyoung adalah kebalikannya. Karena Yuna selalu tersenyum dan akrab dengan Seokmin, sedangkan pada Soonyoung seperti musuh. Namun, Soonyoung tak pernah menyerah dengan perasaannya. Hingga akhirnya dia mendapatkan hadiah besar setelah malam itu terjadi. Dia tidak sabar mendengar Yuna menerima perasaannya kemudian berpacaran dengannya. Seharusnya itu terjadi. Seharusnya. **** "Kau mau pergi? Kenapa?" Kebisuannya bisa membunuhku. "Yuna, kau bahkan tidak memberiku kesempatan pacaran denganmu! Kau bilang jawabannya hari ini." Dia sepertinya tidak peduli seberapa dalam kehancuran yang akan kuterima akibat putus asa mengejarnya. "Kenapa kau tega sekali padaku? Jawab aku!" Dinding batu yang mengungkung tubuh Yuna akhirnya binasa. Dia menjatuhkan tasnya dan melangkah ke arahku. Matanya tiba-tiba memerah. Aku bertanya-tanya apakah dia hendak menangis atau itu memerah karena hal lain seperti kelilipan atau apa. Tiba-tiba kedua tangannya mendorong dadaku. Kencang sekali. "Kau mau pacaran denganku? Baiklah," ujarnya, suaranya gemetar. Dia mendorongku lagi, lebih kencang hingga tubuhku keluar dari bawah atap halte ke bawah guyuran hujan. "Ayo pacaran." Yuna mengeluarkan ponsel. Sementara jemarinya menari di atas layar, aku mengawasi dengan gigi bergemeletukan, tubuhku menggigil kedinginan, tanganku terkepal kencang. Kemudian gadis itu memamerkan layar ponsel padaku yang menampilkan penghitung mundur. "Tiga menit dari sekarang."

More details
WpActionLinkContent Guidelines