Jangan Panggil Dia

Jangan Panggil Dia

  • WpView
    Leituras 88
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, jun 13, 2018
Tips : Jangan baca disaat ada dia disampingmu. Langit malam begitu pekat sangat dekat pula kegelapan menghadiri rumahku yang begitu sepi. Aku seorang diri bersama hembusan angin yang menghentakkan jiwaku yang telah hitam. Tak satupun orang berada didekatku termasuk ayahku. Ayah menjauhiku semenjak aku mengenalkan sosok dia padanya. Setelan kejadian itu, ayah pergi ke bandung dan meninggalkanku seorang diri. Karena ayah percaya dia akan menjagaku dalam gelap hidupku. *** Malam itu aku berjalan menelusuri taman belakang tempat dimana dia berada, melewati pohon beringin yang membuat bulu kudukku merinding ditambah dengan aroma kemenyan tak sedap menyelinap ke hidungku.. ssssttt! Seketika dia hadir dihadapanku dan berkata " jangan ganggu aku! pergi dari sini! pergi! " *** Aku lantas berkeras hati utk menemui sosok perempuan yang dijaganya selama ini, perempuan itu ada di pondok taman belakang yang jadi tempat tinggalnya. Sewaktu aku kecil, ayah berkata padaku " Akan ada dia yang akan menjagamu dibalik hitam menyiksa hidupmu " Aku tak mengerti apa maksud dari perkataan ayah, lambat laun aku bertemu dia, hanya aku yang dapat melihat dia. Dia begitu menakutkan, dengan jari panjang tajam, badannya membungkuk, serta tatapan kebencian didalam mata hitamnya. Dia tak seperti roh lain yang tenang di alamnya, dia begitu kacau kesana kemari menjaga pondok keramatnya. *** Oh iya, aku lupa bercerita bahwa aku adalah anak indigo yang mudah saja berkomunikasi dengan alam luar tak kasat mata. Aku hidup seorang diri , ayahku masuk rumah sakit jiwa setelah ia tau selama ini aku dibesarkan oleh makhluk halus. Sebut saja namanya dia. ***
Todos os Direitos Reservados
#47
rumahhantu
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • tumbal gadis perwan
  • Satintail
  • Bisikan Hawa
  • RATS!!!
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Teror Leak (Selesai✔)
  • RIANA
  • bisikan
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • MISTIS

mengungkap misteri yg berada di perkebunan cengkeh setelah di rasa sudah agak jauh dari lokasi tadi , serentak kami berdua menghentikan langkah kami , dan mencoba menarik napas yg tersenggal senggal " terus cantik ga tuh sosok yg gendal gendul Dit ?" " ihhh amit amit jabang babu . najis gue kalau di tampakin lagi , walau pun itu nya gendal gendul ,," seketika terdengar letusan tembakan ,, dan aku melihat ADit tersungkur ke tanah , aku berteriak memanggil nama nya , "Ditn ya allah.." " Ay kamu lari cepet , dengan suara parau ADit menyuruh ku tuk pergi " " cepat pergi, aku ga apa apa, kurasa ini tembakan bius saja " " engga Dit, kita harus pergi bersama bangun cepet, " " pergi ay sekarang " " tapi Dit " " dengerin aku kamu cari bantuan, kamu harus selamat Aisyah " " Ditn..... ADit bangunn ", sektika ADit pun tak sadarkan diri ,, "tunggu aku Dit, aku kan cari bantuan dulu ", dengan terpaksa aku meninggal kan dia yg terbaring ta sadarkan diri , aku berlari menuju ke arah perkebunan,,

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo