I love you, and love him

I love you, and love him

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 11, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Ya terserah kamu Chik, tapi aku minta kamu tahu posisi kamu dan kamu juga harus tahu posisi aku, aku minta kamu jangan samain aku sama Dira temen perempuanmu, karena aku bukan Dira, aku Jerry teman laki-lakimu." Tegas Jerry sambil menatap lekat kedua mata Chika, dilihat seperti itu Chika merasa kalau Jerry serius dengan ucapannya. "Iya maaf." Chika langsung memalingkan wajahnya Ia tak berani lebih lama lagi menatap kearah Jerry, suasana diantara mereka berdua pun menjadi canggung Jerry tidak lagi memakan mie ayam milik Chika, sementara Chika hanya bisa diam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Disguise... [END]
  • YIN & YANG
  • Friendlove
  • Loving You
  • Maafkan Aku
  • Nostalgia Cinta (✓)
  • Pembohong? (END)
  • The Freaky Friend's
  • I Love My Little Sister

[Cerita kedua yang Saki buat di Wattpad, tahun 2014, masih sangat belajar waktu itu. Maka dari itu maaf kalau alay dan gaje. Manusia hidup nggak langsung dewasa, kan?] 😂😂😂 "Jangan sampai lo jatuh cinta sama gue." Zia menoleh tidak percaya, menghadap Ardi yang kini asik duduk santai di tempat tidurnya. "Hah! Tenang saja! Gue nggak akan jatuh cinta sama lo, kok! Idih kepedean banget sih jadi orang?" Cibir Zia kesal. Kok bisa-bisanya ada mahluk sepercaya diri itu. "Bukan gitu, makanya kalau orang lagi ngomong dengerin dulu sampe selesai. Maksud gue, gue nggak akan bilang hal kayak yang tadi gue bilang itu. Gue nggak bakal ngelarang lo jatuh cinta sama gue. Ya secara gitu banyak cewek di luar sana yang ngelihat gue aja mereka langsung jatuh cinta. Masa iya gue ngelarang istri gue sendiri jatuh cinta sama gue, ya nggak? Jadi kalau lo cinta sama gue duluan bilang aja, mungkin bakal gue pertimbangkan..." Timpal pria itu tanpa beban. Reaksi Zia? Jangan ditanya, gadis itu sudah memutar bola mata malas dan hampir muntah karena muak mendengarnya. Ya Tuhanku... boleh nggak sih Zia lempar sisir yang ada di tangannya itu ke mulut lawan bicaranya? Kok ada sih spesies macam ini, jadi suami Zia pula. Entah harus punya kesabaran sampe mana untuk menghadapi mahluk macam dia. Cerita lengkap bisa dibaca di applikasi KUBACA, bisa cari akun sa_saki di sana. Thank you :D Published Januari 2014

More details
WpActionLinkContent Guidelines