We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Being 30+

Being 30+

  • WpView
    Reads 1,112
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 26, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Menyandang status perawan di usia 30 tahun memang tidak mudah bagi seorang Tissa, apalagi kalau sang ibu sudah cerewet dan mengancam akan menjodohkannya dengan duda beranak dua yang kebelet kawin lagi gara gara di tinggal mati istrinya. Bagi Tissa, perkara menikah itu bukan cuma soal usia tapi juga soal kesiapan hati dan mental. Selama ini Tissa merasa hidupnya baik-baik saja walaupun tanpa pendamping, toh ia sudah bisa membiayai hidupnya sendiri. Dan yang paling penting adalah dia bahagia dengan hidupnya sekarang. Tapi sayang, ukuran bahagia bagi ibunya adalah melihat Tissa menikah dan punya anak. Hal yang mungkin belum bisa Tissa penuhi dalam waktu dekat. Setidaknya begitulah keyakinannya. ***
(CC) Attrib. NonComm. ShareAlike
#37
weddingplanner
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Orang Biasa
  • Risha Dan Misi (Tamat)
  • Jodoh Untuk Suamiku
  • Love Over Hate (Complete)
  • Why You're Not Married Yet? [Proses Terbit]
  • Mr.Cool is My Husband (On Going)
  • Dear, Mas Duda
  • Your Destiny is My Choice
  • YAKIN NIKAH(?)
  • Fly to You [Tamat]

Adipati terpaksa menikah sepeninggal wasiat kedua orang tua Tisana. Namun, perjodohan itu terjadi ketika kepopuleran Adipati sebagai penyanyi sedang melonjak tinggi dan Tisana yang bertekad melanjutkan studi. Apakah keduanya dapat mengorbankan impian demi pernikahan mereka? *** Adipati terbiasa dengan kehidupannya sebagai penyanyi, membiarkan hari-harinya terisi dengan penampilan mulai dari panggung kecil hingga tur nasional. Namun, ia dikejutkan oleh kabar, sepeninggal pasangan rekan bisnis orang tua Adipati akibat kecelakaan, bahwa ia harus menikahi Tisana yang merupakan anak tunggal dari mendiang teman orang tuanya itu. Di sisi lain, Tisana yang baru saja akan menyelesaikan jenjang kuliah lalu dikejutkan atas kematian kedua orang tuanya, mendapatkan wasiat untuk menikahi Adipati. Ketika keduanya terpaksa menikah atas desakan keadaan dan akhirnya menerima takdir, apakah mereka sanggup menahan ego dan meredam impian demi mempertahankan cinta yang baru saja tumbuh?

More details
WpActionLinkContent Guidelines